Lombok Utara (NTB), Utarapos.com – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Lombok Utara (KLU) ke-17 tahun, maka sesuai dengan kebiasaan dalam perayaan anniversary, desa-desa di Gumi Tioq Tata Tunaq sudah mulai bergeliat mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambut dan memuliakan hari yang bersejarah bagi daerah otonom yang mekar 2008 silam.
“Pemerintah Desa (Pemdes) sudah mulai sibuk menyiapkan segala sesuatu untuk kemeriahan perayaan HUT KLU ke-17. Tahapan awal masing-masing desa memasang umbul-umbul Bendera Lombok Utara. Ini sebagai bentuk bahwa kita akan menyambut hari jadi ke-17 tahun pada Juli mendatang,” tutur Ketua AKAD KLU, Budiawan, S.H saat diwawancarai jurnalis media ini di ruang kerjanya, Senin (30/6/2025).
Menurutnya, Pemdes melalui pelaksana kewilayahan atau kepala dusun telah mengimbau warga yang pemukimannya berada di jalur sepanjang jalan kabupaten dan jalan nasional agar segera memasang minimal bendera atau umbul-umbul.
Imbauan juga disampaikan kepada para pemilik toko dan pelaku usaha yang berada di jalur sepanjang jalan kabupaten dan jalan nasional.
“Jadi itu sudah kita imbau supaya masyarakat terlihat menyambut hari jadi atau ulang tahun dari kabupatennya. Nah itu beberapa langkah awal yang sudah kami lakukan dalam rangka menyukseskan perayaan hari jadi itu di level desa. Informasi kami dapatkan karena kami juga dilibatkan dalam kepanitiaan kabupaten pada hari jadi ke-17 Lombok Utara tahun ini,” terang Ketua AKAD KLU ini.
Budiawan, mengakui memang banyak kegiatan yang akan diselenggarakan untuk memeriahkan hari ulang tahun ke-17 Lombok Utara 2025, seperti lomba olahraga lintas perangkat daerah misalnya senam, tenis meja dan perlombaan lainnya.
“Kalau tidak salah ada juga lomba sepak bola mini. Ada pula beberapa kegiatan lain yang akan dilaksanakan pemerintah daerah (Pemda) termasuk hiburan rakyat. Nanti akan disediakan panggung untuk hiburan rakyat. Jadi bagi para pemuda kita terutama pelajar supaya ada ruang berkreasi sesuai dengan kesenian yang mereka miliki,” beber Ketua AKAD yang juga Kades Tanjung ini.
Ia juga menjelaskan, bahwa Pemda akan memberikan ruang bagi para pemuda dan pelajar menampilkan potensi mereka baik di bidang seni musik, seni tari dan seni-seni budaya sebagainya.
“itu nanti akan disediakan juga di lapangan ini panggung oleh panitia penyelenggara ulang tahun. Kebetulan diketuai oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP), termasuk juga kegiatan-kegiatan lainnya,” jelasnya.
Lebih lanjut dipaparkan Budiawan, desa-desa di Gumi Tioq Tata Runaq juga akan diberikan ruang kreasi tersendiri. Hal ini sesuai dengan harapan Bupati dan Kadis KPPP bahwa keterlibatan desa sangat penting dalam memperingati kelahiran KLU.
“Desa juga diminta untuk memeriahkan HUT KLU ke-17 ini dalam bentuk kegiatan-kegiatan. Dari dulu pernah kita menyelenggarakannya. Itu yang ingin dihidupkan kembali,” paparnya.
Budiawan lantas menyebut bahwa Pemdes diharapkan ambil bagian menyemarakkan perayaan hari ulang tahun agar mengisinya dengan semacam kegiatan di masing-masing desa atau di 43 desa.
“Nanti setiap desa di masing-masing kecamatan akan masuk dalam kontingen dengan menampilkan potensi alam yang ada di intern desa masing-masing. Artinya apa hasil alam yang ada di sana (desa-red), baik itu jagung, kopi, coklat, padi dan sebagainya. Nah itu minta dihadirkan pada kegiatan karnaval nanti,” Sambung Kades Tanjung itu.
“Kami pemdes mengingatkan kaum ibu-ibu bahwa inilah dia Kabupaten Lombok Utara. Adapun kegiatan desa mengacu informasi terakhir yang diterima sehari sebelumnya akan diselenggarakan sehari setelah perayaan hari H, biasanya itu tanggal 21 Juli. Nah besoknya baru desa menampilkan kegiatan pada hari kedua. Itu beberapa informasi yang kami dapatkan dari panitia kabupaten,” beber Budiawan panjang lebar.
Kades Tanjung ini mengharapkan masyarakat bisa maksimal berpartisipasi memeriahkan dan menyukseskan Hari Jadi Lombok Utara ke-17 tahun. (lai)











