99 Hari Kerja Panji Kepemimpinan Baru Lombok Utara Raih Prestasi Signifikan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Utara (KLU), Anding Duwi Cahyadi, S.STP, M.M saat menjadi Inspektur Upacara Paripurna Reguler Aparatur Pemda Lombok Utara di Pelataran Kantor Bupati setempat, Senin (23/6/2025).

Lombok Utara, (NTB) Utarapos.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Utara (KLU), Anding Duwi Cahyadi, S.STP, M.M, membeberkan hasil pencapaian yang diraih Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Utara dalam 99 hari kerja panji kepemimpinan baru Bupati Dr. H. Najmul Akhyar, S.H, M.H dan Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri, S.T, M.T sejak dilantik pada bulan Februari lalu. Demikian disampaikan Anding Duwi Cahyadi saat menjadi Inspektur Upacara Paripurna Reguler Aparatur Pemda Lombok Utara di Pelataran Kantor Bupati setempat, Senin (23/6/2025).

“Dalam 99 hari pertama masa jabatan ini, kami berusaha secara maksimal untuk mempercepat program kerja di berbagai sektor dengan semangat kolaboratif dan keterbukaan,” ujar Anding.

“Berbagai program ini dirancang untuk meningkatkan pelayanan publik, mempercepat pembangunan daerah, dan memastikan kesejahteraan masyarakat Lombok Utara,” ujarnya lagi.

Dihadapan peserta upacara, Anding merinci beberapa keberhasilan utama pencapaian 99 hari, di antaranya, pertama, Bidang Kedehatan, meliputi peningkatan layanan kesehatan dasar melalui penguatan Puskesmas dan Pustu di daerah terpencil, serta pengembangan layanan kesehatan berbasis digital.

Kedua, Bidang Komunikasi. Dalam bidang ini, Anding, menyebutkan keberhasilan dalam konteks peningkatan komunikasi dua arah yang efektif melalui forum terbuka, pengelolaan media sosial, dan website pemerintah yang lebih informatif, serta keterbukaan informasi.

Ketiga, Bidang Sosial dan Kesejahteraan. Keberhasilan dalam bidang ini, sebut Sekda, adalah pelaksanaan program Jumat Bedah Rumah (Jubah) yang membangunkan rumah tidak layak huni, peluncuran program pinjaman tanpa bunga, dan penyaluran bantuan alat pertanian.

Keempat, Bidang Pendidikan terdiri dari sosialisasi Program Indonesia Pintar, peluncuran gerakan “sapu bersih drop out,” dan sosialisasi beasiswa LPDP untuk menjamin akses pendidikan yang merata bagi warga Lombok Utara.

Kelima, Bidang Kesehatan Masyarakat dan Gizi, seperti peluncuran program Posyandu Stunting dan rapat koordinasi percepatan penurunan stunting sebagau komitmen menekan angka stunting di Gumi Tioq Tata Tunaq.

Keenam, Bidang Investasi dan Tenaga Kerja. Keberhasilan pad bidang ini, jelas Anding, penyelenggaraan “business matching” antarpelaku usaha dan job fair untuk menciptakan lapangan kerja dan iklim investasi yang inklusif.

Ketujuh, Bidang Ekonomi Masyarakat. Keberhasilan bidang ini meliputi peluncuran Car Free Day, sebuah kegiatan tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga wadah promosi dan pemasaran bagi UMKM lokal, dari kuliner hingga kerajinan tangan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus terlaksana secara rutin sebagai langkah nyata untuk membangun ekonomi masyarakat dari bawah,” harap Sekda KLU itu.

Anding lantas menekankan pentingnya keterlibatan aktif setiap individu dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab demi mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah.

“Seluruh pihak mari terus bersinergi, berinovasi, dan saling mendukung dalam setiap program yang dilaksanakan,” ajak Alumni IPDN tersebut. (lai)

Loading

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *