Dukung Swasembada Pangan 2025, Polres dan Forkopimda Lombok Utara Tanam Jagung Kuartal III dan Pohon Keras di Selelos

Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., Pabung 1606 Mataram, Letkol Inf. I Made Ngakan Made Marjana, S.Pd, Asisten II Pemda KLU, Ir. Hermanto saat penanaman jagung Kuartal III dan Pohon Keras di kawasan lahan perhutani sosial dan lahan pertanian, .bertempat di Dusun Batu Ringgit, Desa Selelos, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara (KLU). Rabu, (9/7/2025) 

Lombok Utara (NTB), utarapos.com – Sebagai langkah strategis dalam mendukung program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025 Polres Lombok Utara Polda NTB bersama Forkopimda menggelar kegiatan penanaman Jagung Kuartal III dan Pohon Keras di kawasan lahan perhutani sosial dan lahan pertanian, .bertempat di Dusun Batu Ringgit, Desa Selelos, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara (KLU). Rabu, (9/7/2025) ,sore hari. Tampak hadir antara lain Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., Pabung 1606 Mataram, Letkol Inf. I Made Ngakan Made Marjana, S.Pd, Asisten II Pemda KLU, Ir. Hermanto, PJU Polres Lombok Utara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Rusdianto, Kasi Pemerintahan Kecamatan Gangga, Perwakilan KPH Resort Monggal, Kepala Desa Selelos beserta perangkat, Ketua Kelompok Tani Bebekek serta Mahasiswa/ KKP Desa Selelos. Dgenda utama kegiatan adalah monitoring dan penanaman bibit pohon keras jenis Kakao/Coklat, Alpukat, dan Durian di Lahan Hutan Kawasan Masyarakat (HKM).

Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi semua pihak dalam mendukung penanaman jagung serentak Kuartal III dan penanaman pohon keras sebagai wujud nyata dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam menjaga Ketahanan Pangan Nasional.

Disampaikan oleh Kapolres, kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung program prioritas nasional dalam mewujudkan swasembada pangan tahun 2025.

“Kapolri menargetkan pada Kuartal III ini, luas tanam jagung secara nasional mencapai 750 ribu hektare dengan estimasi hasil panen 3 hingga 7,5 juta ton,” ungkapnya.

Beliau juga menambahkan untuk wilayah Kabupaten Lombok Utara, terdapat 2.015,3 hektare lahan perhutani yang potensial, dan pada kegiatan ini ditanami pohon keras berupa nangka, kelengkeng, dan kemiri di lahan seluas 1 hektare.

“Meski demikian, penanaman jagung tidak dilakukan di lahan perhutani Desa Selelos karena adanya aturan adat (awig-awig_red) atau kearifan lokal yang di buat adat yang melarang, guna menjaga kelestarian alam dan keseimbangan lingkungan guna mencegah terjadinya bencana alam” imbuh Agus Purwanta

Sebagai bagian dari partisipasi penanaman jagung serentak, Polres Lombok Utara juga melakukan penanaman jagung di lahan pertanian milik Dinas Pertanian Provinsi yang letaknya di Dusun Mentari Timur Desa Santong, Kecamatan Kayangan, seluas 50 are. Dan kegiatan tersebut di wakili oleh Wakapolres Lombok Utara Kompol Adhika G.W.,S.E.,M.Si bersama Kadis Pertanian Kabupaten Lombok Utara, Camat khayangan, kelompok tani serta masyarakat setempat. Ulasnya

Sementara itu, sambutan dari Bupati Lombok Utara yang diwakili Asisten II Ir. Hermanto menyampaikan penanaman pohon keras hari ini merupakan bentuk investasi jangka panjang yang memerlukan perhatian serius dari semua pihak,

“Termasuk dalam hal perawatan dan peningkatan kualitas hasil pertanian” itandas Hermanto

Kegiatan dilanjutkan dengan seremonial penanaman bibit pohon oleh seluruh tamu undangan dan peserta, serta ditutup dengan sesi Zoom Meeting bersama Kapolri. (lai)

Loading

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *