Retret Jurnalisme: Lokoq Puteq, Surganya Para Travelier

Lombok Utara (NTB), Utarapos.com — MENTARI pagi yang cerah baru keluar dari peraduannya memikat awak media ini  melaju ke arah timur. Sumringah pada kelumit asa merangkul mayapada jagat bumi, tepatnya menuju jagad paling ujung timur Gumi Tioq Tata Tunaq – Desa Sambik Elen, desa perbatasan Lombok Utara dan Lombok Timur.

Panoramanya natural, bersih nan bening dengan tekstur bebatuan berdempetan satu sama lainnya. Nan, keelokan tebingnya membuncah keunikannya dari kejauhan mata memandang. Formasi tebingnya terjal dan curam memikat hati terdalam dara lasbabun. Betapa tidak, gemercik air mengaliri bebatuan berona putih memberi nuansa istimewa bagi pecinta travelling alias traveller. Air dan bebatuan yang putih mengandung belerang dari air Segara Anak Gunung Rinjani. Menghadirkan keunikan tersendiri. Dus, bebatuan dan air sungai lain tidak memilikinya.

Rona pernik keindahan sepanjang aliran sungai Lokoq Puteq dihiasi air terjun yang menawan dan unik. Dalam hitungan dara lasbabun, ada tiga air terjun berkemilau ria – air terjun Kalianjah, air terjun Candi Batu dan air terjun Mangku Sakti.

Akses menuju air terjun cukup mudah kendati sedikit agak menantang. Sempena, inilah kesan didalamnya, menerabas jalan setapak sedikit terjal dan curam. Aksesnya bisa dilalui kendaraan roda dua. Selama perjalanan kita akan jumpa rerona pepohonan besar.

So, dara lasbabun mencoba mengeksplor pengalaman yang akan diperoleh jakalau mengunjungi destinasi wisata yang baru mulai meramahi wisatawan.

Pertama, air terjun Kalianjah, terletak di Dusun Lenggem SarimSambik Elen. Salah satu permata tersembunyi di jagad Lombok Utara Nusa Tenggara Barat.

Keelokannya menawan ditambah suasana alamnya tenang mengantarnya jadi destinasi wisata yang sempurna untuk para petualang sejati.

Mayapadanya menakjubkan dengan susunan air terjunnya bertingkat mirip punden berundak, menciptakan rangkaian kolam natural jernih dan sejuk. Tiap tingkatan menyuguhi pemandangan berbeda, mulai air yang jatuh gemuruh hingga alirannya mengalir lembut, sungguh menyenangkan.

Teksturnya berbentuk kolam alami sebab di bawah tiap-tiap tingkatan air terdapat kolam-kolam alami bening nan segar. Kolam-kolam yang cocok untuk tempat berenang atau paling tidak sekadar berendam, memberikan sensasi menyegarkan di tengah balutan alam yang asri.

Pesona lain, ekosistem alamnya masih terjaga, seperti hutan tropis yang rimbun dengan berbagai jenis flora menambah eksotis panorama alamnya. Pohon-pohon menjulang tinggi, semak belukar, dan bunga-bunga liar menghiasi zona sekitar memberikan kesan mendalam bagi pengunjung.

Kesan menenangkan lantaran suara gemericik air semara laras kicauan burung, seakan menciptakan harmoni alam merelaksasi pikiran pengunjung.

Dari sisi petualangan misalnya, pengunjung akan mendapat pengalaman trekking melewati jalur hutan yang sejuk dengan pemandangan alam yang indah pada sepanjang perjalanan. Pengalaman berikutnya, lokus piknik keluarga yang sungguh mengasyikkan. Floranya tersaji rapi jadi obyek observasi indahnya ciptaan sang Pencipta mayapada.

Kedua, air terjun Candi Batu. Telah diperkenalkan traveler lantaran letaknya satu kawasan dengan Lokoq Puteq. So, ramah disebut Batu Candi karena arsitektur bebatuannya berhimpitan satu sama lain di sela-sela aliran air berbentuk candi. Jarak ditempuhnya pun tak terlalu jauh dari pusat pemerintahan Desa Sambik Elen.

Biasanya, warga setempat menyebutnya Candi Batu. Meski tidak ada hal khusus mengenai bentuk batu yang menyerupai sebuah bangunan candi. Warga melihat dari sisi arsitektur bebatuan yang menghimpit jatuhnya air ke bawah layaknya sebuah candi.

Ketiga, air terjun Mangku Sakti. Ia bagian dari aliran air Lokoq Puteq, tak kalah elok dengan keunikan yang khas. Di bawah air terjun dijumpai air terjun lagi meski tidak setinggi Mangku Sakti.

Dinamakan Mangku Beriq (Mangku Kecil). Air terjun yang berlokus di perbatasan Lombok Utara dan Lombok Timur. Zona ini masih satu kesatuan dengan aliran Kokoq Puteq. Punya memoriam kesejarahan, Mangku Sakti jadi primadona bagi pecinta keindahan alam.

Dari pinutur lokal, konon diceritakan dahulu ada seorang Mangku (Tokoh Sakti) bertugas sebagai salah satu juru kunci di kawasan kaki Gunung Rinjani. Kala menjaga wilayah itu, Sang Mangku setia didampingi kudanya. Setelah mangkat, penduduk setempat menemukan sebuah air terjun di kaki Gunung Rinjani. Terletak di antara bebatuan mengapit di sisi kiri dan sisi kanan. Di sisi kiri, susunan batunya tersusun rapi yang dipercaya oleh penduduk setempat menyerupai wajah tokoh sakti tersebut.

Luput dari namanya, air terjun Mangku Sakti baksejuntai pandangan, betul-betul menawarkan panorama alam yang menakjubkan. Air dari air terjun ini berwarna unik – hijau Toska Kebiruan. Diyakini berisi kandungan sulfur air yang kuat menjadikannya berwarna lebih menarik pada moment-moment tertentu. Pengunjung disuguhkan dengan hawa air yang menyejukkan bila berendam. (lai)

Loading

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *