Lombok Utara (NTB), utarapos.com – Dalam rangka melestarikan seni qasidah serta memakmurkan syiar Islam melalui kesenian religi, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menyelenggarakan Festival Lembaga Seni dan Qasidah (Lasqi) tingkat Kabupaten Lombok Utara bertempat di Lapangan Tioq Tata Tunaq Tanjung. Kegiatan ini secara resmi di buka oleh Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH Kamis malam (24/7/2025), dan dihadiri juga Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri ST.,MT, Pabung Dandim 1606 Mataram Letkol Inf. Ngakan Made Marjana, Ketua DPD Lasqi KLU Hj. Rohani Najmul Akhyar, Wakil ketua DPD Lasqi KLU Ny. RR. Pungky Kusmalahadi Syamsuri, para Kepala OPD, para camat serta undangan lainnya
Bupati Najmul Akhyar sebelum membuka festival Lasqi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesenian qasidah bisa dikatakan alat musik tertua yang ada di negara Indonesia.
“Qasidah boleh dikatakan juga kesenian yang pertama kita kenal semenjak kita lahir di dunia,”tuturnya.
Bupati Najmul juga mengilas balik bagaimana orang tua dulu jika waktu malam di kampung bermain qasidah bahkan alat yang di gunakan sangat sederhana dan tradisional.
Ia menuturkan, kesenian qasidah bukan hanya semata musik bernuansa islami saja, tetapi sebagai ajang untuk untuk berdakwah karena, di dalamnya bait atau syair lagunya bayak pesen moral yang di sampaikan.
“Hal inilah yang membuat lagu qasidah ini berbeda dengan lagu yang lainnya. Jika syair-syair lagu qasidah itu kita ajarkan kepada putra putri kita, insyallah akan memiliki nilai positif untuk membangun kepribadiannya,”lanjutnya.
“KLU memiliki nilai istori yang bagus di bidang Lasqi karena beberapa tahun yang lalu bisa menjuarai festival Lasqi di tingkat Nasional” tambah Najmul Akhyar
Sebelumnya, ketua DPD Lasqi KLU Rohani Najmul Akhyar menyampaikan bahwa semua peserta yang ikut festival Lasqi tingkat kabupaten, merupakan para juara Lasqi di tingkat kecamatan se KLU.
Dimana bagi para peserta yang mendapatkan juara 1 Lasqi di tingkat kabupaten akan mewakili KLU pada ajang serupa di tingkat provinsi yang rencananya akan di laksanakan pada bulan September.
“Sedangkan untuk tingkat Nasional akan diadakan di Bandung Provinsi jawab Barat pada bulan November, semoga ada anak-anak KLU yang bisa tampil di tingkat nasional nanti,” harapnya.
Sementara itu Kadis Dikbudpora KLU H. Adenan, M.Pd melaporkan bahwa jumlah peserta yang mengikuti festival Lasqi tingkat kabupaten berjumlah Kurang lebih 60 peserta.
“Adapun mata lomba yang di ikuti oleh peserta antara lain pop religi anak -anak putra putri, pop religi remaja putri putra, pop religi dewasa putra putri, bipo gambus anak – anak putra putri, bipo gambus dewasa putra putri, qasidah rebana kalasik remaja putra putri,”tutupnya.(lai)











