Lombok Utara (NTB), utarapos.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui UPTD Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) kembali membuka pelatihan berbasis offline dengan menawarkan berbagai kejuruan yang mulai pembukaannya pelatihan tersebut diumumkan pada Rabu, (29/10/2025)
Kepala UPTD BLK Kabupaten Lombok Utara, Ni Putu Eka Tuskaryanti, menjelaskan bahwa pelatihan ini akan segera dimulai dan diharapkan dapat memberikan informasi menyeluruh melalui media serta melakukan kolaborasi dengan desa-desa dan para pendamping DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) terkait perekrutan peserta.
“Kita akan memberikan informasi melalui berbagai saluran dan menjalin kerjasama dengan desa serta pendamping DTKS untuk proses perekrutan peserta,” ungkapnya.
Selain itu, Ni Putu Eka juga menekankan bahwa prioritas utama dalam pelatihan ini adalah bagi penerima bantuan. Saat ini, jumlah peserta yang mendaftar sudah cukup banyak.
“Peserta saat ini di masing-masing kejuruan baru terisi lima orang, meskipun pendaftaran baru dibuka selama tiga hari,” tambahnya.
Ia menyebutkan, lima kejuruan yang ditawarkan dalam pelatihan ini yaitu Bahasa Inggris, Barber, Barista, Room Attendant, dan Tata Boga. Dimana peserta pelatihan juga akan mendapatkan alat kerja, terutama bagi mereka yang mengikuti kejuruan barber, barista, dan tata boga, untuk mendukung mereka dalam membuka usaha mandiri tanpa harus mencari pekerjaan di luar.
“Pelatihan ini merupakan bentuk intervensi daerah untuk memikirkan masa depan anak-anak kita dan mengurangi angka pengangguran,” imbuhnya.
Setiap peserta kejuruan di BLK akan mendapatkan dua sertifikat, yakni sertifikat pelatihan yang dikeluarkan oleh BLK dan sertifikat uji kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).
“Dengan demikian, para peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga pengakuan secara formal terhadap keahlian yang telah mereka pelajari,” jelas Ni Putu Eka Tuskaryanti
Melalui program ini, Ni Putu Eka Tuskaryanti berharap dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Lombok Utara
“Serta membantu masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan” pungkasnya (lai)











