OKI (Sumsel), Utarapos.com – Pengadaan pakaian dan perlengkapan peralatan olahraga untuk diserahkan kepada masyarakat oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) di tahun 2024 lalu diduga penyaluran bantuan tersebut tidak terealisasi
Pengadaan peralatan olahraga berupa Bola bulu tangkis 100 tabung. Bola futsal 70 buah. Bola sepak takraw 50 buah. Jaring gawang 50 buah. Net bulu tangkis 50 buah. Net volly 50 buah. Bet pimpong 30 Buah. Bola pimpong 50 kotak. Net pimpong 50 buah. Net takraw 50 buah. Raket bulu tangkis 30 buah, dan pengadaan seragam olahraga cabang Volly 50 stel, Bola Kaki 10 set, Bulu Tangkis 30 stel, Futsal 6 set, dan cabang olahraga Takraw 30 stel yang bersumber dari dana APBD Kabupaten OKI
Berdasarkan pengakuan Pejabat Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten OKI berinisial G bantuan kostum dan peralatan olahraga di tahun 2024 sebagian sudah di serahkan ke masyarakat dan sebagian lagi masih di simpan di gudang
Akan tetapi yang bersangkutan tidak menjelaskan jumlah barang yang sudah disalurkan ke pihak masyarakat dan pihak penerima bantuan tersebut. Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Investigasi Lembaga Investigasi Negara (L-IN) Andi Burlian pada awak media ini Rabu 14.05.25
“Berdasarkan pengakuan Kabid Sapras Andi Burlian mengatakan bantuan tersebut sudah diserahkan ke masyarakat maka kami mencoba melakukan investigasi langsung ke lapangan ke sejumlah klub sepak bola dan persatuan cabang olahraga lainnya yang ada di Kabupaten OKI dan yang bersangkutan mengatakan hal yang sama jika pihaknya di tahun 2024 dan 2025 ini pihaknya tidak pernah menerima bantuan dari Dispora.” Jelasnya
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Guntur saat di konfirmasi melalui via whatsapp, terkait informasi yang disampaikan oleh Kepala Bidang Investigasi L-IN dirinya membenarkan jika sebagian barang tersebut sudah diserahkan ke masyarakat
“Itu memang benar, sebagian kostum dan peralatan olahraga sudah ada yang disalurkan.” Jelasnya
Saat dikonfirmasi jumlah barang dan pihak penerima Kabid Sapras tak lagi merespon pertanyaan yang di ajukan oleh awak dan awak media sudah menunggu beberapa saat, jawaban konfirmasinya tak kunjung dijawab hingga berita ini tayang (her)












