Dipicu Jual Speaker Pinjaman, Warga Ampenan Tengah Damai Usai Dimediasi Bhabinkamtibmas dan Babinsa

Foto bersam warga usai dimediasi Bhabinkamtibmas Ampenan Tengah Aiptu Johan Wahyudi bersama Babinsa, Kepala Lingkungan, serta staf kelurahan sigap memfasilitasi mediasi, Senin (23/06/2025).

Mataram (NTB), utarapos.com – Suasana sempat memanas di Lingkungan Sukaraja, Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, akibat persoalan peminjaman salon (speaker) yang berujung pada penjualan tanpa izin dan aksi keroyokan. Guna mencegah konflik meluas, Bhabinkamtibmas Ampenan Tengah Aiptu Johan Wahyudi bersama Babinsa, Kepala Lingkungan, serta staf kelurahan sigap memfasilitasi mediasi, Senin (23/06/2025).

Mediasi tersebut digelar di Pos Bantuan Hukum (Bankum) Kelurahan Ampenan Tengah, dan dihadiri kedua pihak yang berselisih. Persoalan bermula saat seorang warga meminjam speaker milik tetangganya, namun bukannya dikembalikan, justru dijual secara sepihak. Hal ini memicu kemarahan hingga terjadi aksi pengeroyokan terhadap si peminjam. Orang tua dari pihak yang dikeroyok pun keberatan dan tidak menerima tindakan tersebut.

Kapolsek Ampenan AKP Gede Sukarta memberikan apresiasi terhadap langkah cepat yang diambil oleh Bhabinkamtibmas dan unsur kelurahan dalam menyikapi situasi tersebut. Ia menyatakan bahwa penyelesaian masalah secara restoratif dan kekeluargaan merupakan salah satu pendekatan yang terus didorong oleh Polri.

“Berbagai persoalan di tengah masyarakat kerap kali terjadi karena miskomunikasi dan emosi sesaat. Untuk itu, pendekatan mediasi dan dialogis menjadi pilihan utama kami agar permasalahan tidak sampai berujung ke proses hukum,” ujarnya.

Meski sempat diwarnai ketegangan saat mediasi berlangsung, akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk berdamai. Pihak yang menjual speaker pun bersedia mengganti rugi, sehingga permasalahan selesai secara kekeluargaan.

Langkah preventif ini juga menjadi bagian dari strategi Polsek Ampenan dalam menjaga stabilitas kamtibmas, serta mengedukasi masyarakat untuk menyelesaikan konflik melalui cara-cara damai tanpa kekerasan. (red)

Loading

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *