Lombok Utara (NTB), Utarapos.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Akar-akar menyelenggarakan musyawarah desa (Mudes) dengan agenda pembahasan sekaligus penetapan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Tahun 2023-2031, berlangsung di aula kantor desa setempat, Rabu ( 25/6/2025).
Tampak menghadiri musdes antara lain Camat Bayan, diwakili oleh Kasi Pemerintahan Kecamatan Bayan Nurbakti, S.Ag., Kepala Desa Akar-Akar Budi Priyo Santoso, S.Pd, Ketua BPD Akar-Akar Irawan Efendi, S.Pd, Sekretaris Desa Akar-Akar Putra Kelana, S.Pd, Pendamping Lokal Desa Rismadi, S.Sos., perangkat desa, perangkat kewilayahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta perwakilan perempuan desa setempat.
Kepala Desa Akar-Akar, Budi Priyo Santoso, menegaskan bahwa prioritas utama yang dibahas dalam musdes terkait pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat Akar-Akar.
“Saat ini, kami bersama Desa Gunjan Asri sedang berupaya meningkatkan jaringan perpipaan, terutama di wilayah yang belum terjangkau,” katanya.
Pihaknya mengharapkan program-program prioritas tersebut dapat terselesaikan sebelum fokus pada bidang lainnya.
Menurutnya, RPJMDes terkoneksi dan selaras dengan program-program strategis nasional maupun daerah sebagai upaya untuk penyelarasan pembangunan secara berjenjang dari desa sampai ke pusat.
Dalam bidang ekonomi, kata Budi Priyo, pengelolaan potensi desa sedang ditingkatkan pemdes setempat.
“Kami berharap setelah masalah-masalah mendasar teratasi, kami dapat melanjutkan ke bidang-bidang lain,” imbuhnya.
Dijelaskan Budi Priyo, bahwa pembangunan fisik seperti infrastruktur jalan juga akan terus dilaksanakan dibawah kepemimpinannya.
“Kami berupaya agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi secara bertahap,” tandasnya.
Kepala Desa Akar-Akar ini juga menyoroti program-program pemberdayaan masyarakat, seperti budidaya ikan air tawar, kini telah dimulai dikembangkan di wilayah desanya.
“Alhamdulillah, satu bulan lagi kita akan panen perdana,” sebutnya sumringah.
Dirinya lantas menekankan pentingnya pengelolaan dana untuk kesiapsiagaan bencana.
“Kami telah menganggarkan untuk kegiatan kebencanaan dengan membentuk Tim Siaga Bencana Desa yang dapat membantu saat terjadi bencana alam,” tutupnya.
Dengan musdes tersebut, Pemdes Akar-Akar berkomitmen terus meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya melalui perealisasian program-program yang terkonsentrasi pada kebutuhan dasar dan pemberdayaan ekonomi. (lai)











