Lombok Utara (NTB), Utarapos.com— Pemdes Salut berkomitmen menyediakan air bersih bagi masyarakatnya dengan sistem pemungutan iuran wajib. Hal ini menjadi langkah strategis untuk mendorong kesejahteraan serta memastikan keberlangsungan debit air di desa tersebut.
“Alhamdulillah, keadaan air di desa kami sudah normal. Sekarang setiap dusun memiliki jaringan air bersih yang terpisah sehingga warga dapat menikmati air tanpa kendala,” ujar Kepala Desa Salut Bahrudin, Rabu (02/07/2025)
Ia menceritakan, bahwa pada awal dulunya beberapa dusun bergabung dalam satu jaringan, namun saat ini, setiap dusun sudah memiliki akses jaringan masing-masing. Hal ini berkat didukung peningkatan pasokan debit air yang melimpah, sehingga memungkinkan perluasan akses jaringan ke wilayah lainnya yang belum terlayani.
“Situasi saat ini menunjukkan bahwa air sudah mengalir dengan lancar. Kami juga telah melakukan rapat koordinasi pada 17 Juni bersama pengurus air, BUMDes, dan BPD untuk membahas pertanggung jawaban pengelolaan air,” jelasnya.
Menurut Bahrudin, pengelolaan air bersih kini berada di bawah naungan BUMDes. Apalagi saat ini badan usaha desa setempat sudah memiliki payung hukum tersendiri. Kondisi ini memberikan rasa aman bagi masyarakat berkaitan dengan sistem pengelolaan iuran yang terkumpul dari pemanfaat air.
Ke depan, kata Bahrudin, Pemdes Salut berencana membuat peraturan desa (perdes) yang mengatur pungutan iuran di desa setempat. Langkah awal, tahun ini mereka telah menganggarkan dana sekitar 30 juta rupiah dari PHPRD untuk keperluan tersebut.
“Kami merancang penggunaan uang dari iuran masyarakat 15 ribu rupiah per bulan. Beberapa persen akan digunakan untuk kepentingan pengurus dan pemeliharaan PAMDes,” jelasnya.
Selain itu, pengurus akan menerima gaji bulanan sebesar 600 ribu rupiah, termasuk tujuh orang sebagai pihak yang diberikan tanggung jawab lapangan. Mereka bertugas memelihara siklus air di lokasi sumber mata air.
Terhadap iuran bulanan yang dibayarkan masyarakat juga akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan desa, termasuk pengembangan pemuda dan olahraga.
“Dari setiap pelanggan, satu ribu rupiah akan disisihkan untuk PADes yang akan digunakan untuk kegiatan sosial dan pemberdayaan para pemuda. Sejak tahun lalu, kami sudah mulai menerapkan iuran PADes ini. Alhamdulillah, ini sangat membantu kami dalam mendukung berbagai kegiatan desa,” tutupnya mantap. (lai)











