Lombok Utara (NTB), Utarapos.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengelar Rapat Paripurna Istimewa untuk mengenang 17 Tahun Lombok Utara pada 21 Juli mendatang.
.”Acara ini digelar untuk memperingati Hari Jadi Lombok Utara ke-17 tahun bertepatan dengan 22 Muharram 1447 Hijriah,” kata Ketua DPRD Lombok Utara, Agus Jasmani saat membuka rapat paripurna, Jumat (18/72025).
Rapat paripurna istimewa ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara, seluruh anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) =, para pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan tokoh adat Lombok Utara
Dalam pidato sambutannya, Agus Jasmani mengatakan bahwa rapat paripurna istimewa itu terbuka untuk umum dengan tujuan untuk mengenang peristiwa bersejarah pembentukan Kabupaten Lombok Utara yang mana secara yuridis jatuh pada 21 Juli 2008 dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Lombok Utara di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Politisi PKB ini menekankan pentingnya pemekaran daerah yang diusulkan oleh masyarakat Kabupaten Lombok Barat bagian utara kala itu sebagai langkah strategis mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik.
“Pembentukan Kabupaten Lombok Utara merupakan harapan seluruh masyarakat, yang kini telah terwujud,” jelasnya.
Selama 17 tahun perjalanan Lombok Utara, terang Agus, berbagai tahapan pembangunan telah dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat pada semua sektor pembangunan.
Menurutnya, upaya untuk menghindari ketertinggalan dan ketimpangan dalam proses pembangunan terus dilakukan dengan fokus pada good governance dan peningkatan kualitas pembangunan sosial budaya.
“Indeks pembangunan manusia di Kabupaten Lombok Utara terus menunjukkan kemajuan, suatu tanda positif bagi masa depan daerah kita,” tandasnya.
Ditekankan Agus, rapat paripurna istimewa tersebut tidak hanya menjadi momen refleksi atas pencapaian yang telah diraih, tetapi juga motivasi terus maju dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Lombok Utara.
Dalam pada itu, Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar menekankan pentingnya semangat “mempolong merenten” sebagai warisan luhur masyarakat Lombok Utara. Pasalnya, semangat gotong royong dan kebersamaan sangat penting ditonjolkan dalam membangun daerah. Ia mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kemajuan yang telah dicapai selama 17 tahun berdirinya Kabupaten Lombok Utara.
“Dulu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita hanya Rp6,8 miliar. Alhamdulillah, berkat kerja keras dan sinergi antara eksekutif, legislatif, serta seluruh elemen masyarakat, kini PAD kita sudah menembus angka lebih dari Rp300 miliar,” tuturnya.
Pada momen tersebut, Najmul menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat termasuk petani, nelayan, buruh, pedagang, hingga pelaku UMKM, yang telah berkontribusi membangun daerah. Pasalnya, segala pencapaian yang telah diraih tidak akan tercapai tanpa peran masyarakat dan media dalam mengawal pemerintahan.
“Jika ada dinamika di tengah masyarakat, itulah kehidupan berdemokrasi. Mari kita fokus kembali pada tujuan bersama dalam membangun Lombok Utara tercinta ini,” tutup Najmul akhiri pidatonya. (lai)











