Lombok Timur (NTB), Utarapos.com – Festival Mubir Suro digelar sebagai rangkaian kegiatan Gawe Dita 2 untuk memeriahkan HUT Desa Rempung ke 115 tahu 2025. Pantauan lapangan, perwakilan semua Rukun Warga (RW) se-Desa Rempung mengirimkan utusan mengikuti lomba dalam Mubir Festival Suro 2025. Kegiatan diawali dengan konvoi dari Kantor Desa Rempung menuju lokasi kegiatan untuk mengikuti pembuatan bubur Soro di Wisata Alam Aik Pengembul Desa Rempung. Para peserta konvoi tampak membawa berbagai jenis bahan yang dibutuhkan untuk membuat bubur. Kegiatan memeriahkan ulang tahun Desa Rempung ini berlangsung semarak, Minggu (20/7/2025).
Sebelum pembuatan bubur Soro, acara diawali dengan seremoni pembukaan festival dibuka oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Lombok Timur, Salmun Rahman.
Dalam sambutannya, Salmun Rahman mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai sebagai bagian dari upaya untuk melestarikan norma adat dan tradisi di Desa Rempung. Diusia ke-115, Desa Rempung konsisten dikenal sebagai desa budaya dan religius.
“Lembah Aik Pengembul ini sangat potensial sebagai tempat wisata yang berdampak untuk kesejahteraan masyarakat nantinya,” ujarnya.
Dikatakan Salmun, dalam membangun pariwisata jangan sampai melupakan budaya lokal, tetapi harus saling bersinergi seperti pembuatan bubur Suro tersebut. Karena itu, pembangunan desa harus smart dan saling mendukung dengan pembangunan daerah oleh Pemda Lotim.
“Semoga Ultah ke-115 inu Desa Rempung semakin memberikan warna terbaik untuk pariwisata Lotim yang Smart,” harapnya.
Dalam pada itu, Kepala Desa Rempung Moh. Sakirin, menyampaikan selamat untuk seluruh warga Desa Rempung karena begitu semangat menyambut hari jadi desanya yang ke-115. Kegiatan Festival Gawe Dita ke-2 menjadi kegiatan monumental untuk sama-sama membangun desa menuju kesejahteraan dan kedamaian dalam hidup.
“Selamat berlomba untuk semua warga Desa Rempung, semoga dengan semangat Festival Mubir Suro ini kita bisa menjaga persatuan dan kesatuan,” ungkapnya.
Ketua Panitia Festival Mubir Soro, Rosiadi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut salah satu kalendar tetap dalam perayaan HUT Desa Rempung dengan harapan menjadi ajang untuk merekat silaturahmi.
“Dengan segala keterbatasan yang ada, panitia berusaha melaksanakan kegiatan ini dengan sebaik mungkin,” sebutnya.
Menurutnya, dipilihnya lokasi alam Wisata Aik Pengembul untuk memperkenalkan tempat wisata setempat sebagai tempat yang indah dan menarik untuk dikunjungi. Semangat kebersamaan yang dibangun itu sebagai bagian dari ajakan membangun desa untuk kemajuan bersama.
Pada masa mendatang, Rosiadi mengharapkan siapapun yang menjadi Kepala Desa Rempung supaya selalu membangun sinergi untuk Desa Rempung yang Burdah.
Disela lomba Mubir Suro, diadakan diskusi menarik dengan tema “Membedah Pariwisata di Lombok Timur” dengan narasumber Stafsus Bupati Bidang Pariwisata Ahmad Roji, Kadis PMD Salmun Rahman, dan Anggota DPRD Lotim Tohri Azhar. (sas)













