Lombok Utara, (NTB) Utarapos.com – Pemerintah Desa Kayangan ikut melaksanakan kegiatan pelatihan tata kelola pemerintah desa dalam mendukung KOPDes merah putih yang diikuti oleh lima desa dari Kabupaten Lombok Utara dan perwakilan desa desa dari Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat, Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 20 hingga 23 Oktober di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kepala Desa Kayangan Edi Kartono kepada awak media ini mengatakan, pelatihan ini diselenggarakan oleh Balai Besar Pemerintahan Desa di Malang dengan sumber anggaran dari Kementerian Dalam Negeri. Kegiatan ini serentak dilaksanakan di seluruh provinsi di Indonesia
Edi menyenutkan, peserta pelatihan diikuti oleh 22 Desa dari unsur Kepala Desa, Sekretaris Desa dan Ketua BPD Masing-masing Desa di empat kabupaten di pulau lombok, diantaranya Lombok Utara lima Desa, Lombok Timur enam Desa, Lombok Tengah lima Desa dan Lombok Barat enam Desa
“Yang ditunjuk oleh DPMD masing-masing kabupaten untuk Kabupaten Lombok Utara diwakili oleh lima desa antara lain Desa Kayangan, Anyar, Gondang, Tanjung dan Pemenang Barat,”ungkapnya Kamis (23/10/2025)
Pelatihan ini menurut Kades Kayangan itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Kepala Desa, Sekretaris desa dan Ketua BPD
“Dalam rangka memberikan pendampingan, bimbingan dan pengawasan kepada koperasi desa Merah Putih di masing-masing desa yang baru terbentuk sesuai inpres No 9 Tahun 2025,” jelas Edi.
Kemudian. Tambahnya, narasumber dalam pelatihan ini dari Balai Pemerintahan Desa di Malang yang sudah mempunyai kemampuan dan pengalaman dalam memberikan pelatihan di seluruh Indonesia. Namun juga ikut andil dalam menyusun dan merancang peraturan- peraturan terkait pemerintahan desa yang diterbitkan oleh Dirjen kementrian dalam negeri, serta narasumber dari dalam daerah diantaranya Kepala Dinas Perdagangan Provinsi, Kepala Dinas Koperasi Provinsi NTB dan Perwakilan dari Bank Himbara,
“Salah satu materi yang disampaikan oleh perwakilan Bank BRI adalah prosedur dan proposal bisnis peminjaman untuk Koperasi Desa Merah Putih,”bebernya
Dalam kesimpulannya, Edi menekankan pentingnya respon cepat desa terhadap KOPDes Merah Putih untuk memulai usaha dengan segera walaupun hanya satu gerai dulu.
“Kami berharap agar ada tindak lanjut pelatihan ini kepada Pengurus KOPDes dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi di masing-masing kabupaten sehingga KOPDes bisa menjalankan bisnisnya dengan segera tanpa harus takut menjalankan bisnis walaupun banyak pelaku usaha yang sudah ada di dalam desa,”imbuh kades dua periode itu
Kades Kayangan itu juga menegaskan, Desa juga mendukung KOPDes Merah Putih dengan anggaran 30 persen Dana Desa sebagai jaminan kepada KOPDes apabila gagal bayar terhadap pinjaman di Bank Himbara.
“Dengan dukungan 30 persen dana desa diharapkan Koperasi Desa Merah Putih dapat berperan aktif dalam meningkatkan ekonomi masyarakat desa,”tutupnya (lai)











