Banyuasin (Sumsel), utarapos.com – Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Bappeda dan Litbang Banyuasin menggelar rapat pembahasan hasil konfirmasi dan validasi asersi EVRAN Tahun 2026, Kamis (23/4), di Ruang Rapat Bappeda dan Litbang Kabupaten Banyuasin.
Rapat tersebut membahas terkait simpulan hasil validasi asersi perencanaan dan penganggaran Pemerintah Kabupaten Banyuasin sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah.
Asersi Evran (Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran) sendirian adalah dokumen pernyataan/informasi awal dari pemerintah daerah yang memuat rincian program, kegiatan, serta anggaran terkait 5 sektor prioritas (kesehatan, pendidikan, kemiskinan, stunting, pangan). Dokumen ini disusun untuk dievaluasi oleh BPKP guna mengukur efektivitas dan keselarasan perencanaan pembangunan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., serta dihadiri perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Selatan, Ernaldi Taqwinda, S.E., M.Si. beserta tim., Kepala Bappeda dan Litbang Banyuasin, Dr. dr. Rini Pratiwi, M.Kes., FISQua., Plt. Kepala Dinas Perikanan Banyuasin, Rina Kurniaty, S.E., Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, H. Sultan Alrasyid, S.IP., M.Si. serta Tim Perencanaan tiap OPD.
Dalam sambutannya, Perwakilan BPKP Sumatera Selatan, Ernaldi Taqwinda, menyampaikan bahwa hasil validasi asersi yang telah disusun akan segera disampaikan ke BPKP pusat. Ia juga mengapresiasi kerja sama dari seluruh perangkat daerah yang telah berkontribusi dalam proses validasi tersebut.
“Hasil validasi asersi ini merupakan simpulan dari proses yang telah dilakukan bersama. Selanjutnya akan kami sampaikan ke BPKP pusat. Terima kasih kepada OPD terkait dan tim Bappeda atas kolaborasi yang telah terjalin,” ujar Ernaldi Taqwinda.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Banyuasin, Erwin Ibrahim, menegaskan akan pentingnya koordinasi berkelanjutan dengan BPKP dalam rangka meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran daerah kedepannya, sehingga perencanaan kedepan bisa berjalan dengan baik.
“Meneruskan arahan Bupati Banyuasin, kami berharap kerja sama dan koordinasi dengan BPKP untuk dapat terus ditingkatkan. Jangan sampai berhenti disini saja. Kami juga mengucapkan terima kasih atas pendampingan yang telah diberikan kepada seluruh OPD dan seluruh yang telah bekerja,” ungkap Erwin Ibrahim.
Ia juga menekankan agar hasil pembahasan ini menjadi perhatian bersama dalam penyusunan perencanaan tahun 2027, sehingga lebih tepat sasaran dan selaras dengan ketentuan yang berlaku.
Di kesempatan yang sama, Kepala Bappeda dan Litbang Banyuasin, Rini Pratiwi, menyoroti akan pentingnya juga penyamaaan persepsi antar perangkat daerah, terutama terhadap catatan yang muncul dalam entry meeting.
“Perbedaan persepsi harus segera diselaraskan agar kita tetap berada pada jalur yang tepat. Perlu dilakukan tagging yang jelas, serta pendampingan berkelanjutan dari BPKP dengan melibatkan seluruh OPD, sehingga menghasilkan kesimpulan yang komprehensif,” jelas Rini Pratiwi.
Melalui rapat ini, diharapkan seluruh perangkat daerah dapat memperkuat sinergi dan keselarasan dalam proses perencanaan dan penganggaran, guna mendukung pembangunan Kabupaten Banyuasin yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel. (ril)














