Diduga Gantung Diri, Polisi Evakuasi Ditemukan Perempuan Muda Meninggal di Rumah Bedek Bertais

Jajaran Polsek Sandubaya bersama Perwira Samapta dan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Mataram melakukan evakuasi di lokasi kejadian penemuan seorang perempuan muda dalam kondisi meninggal dunia di sebuah rumah bedek di sebelah timur Terminal Mandalika, Kamis (23/04/2026).

Mataram (NTB), utarapos.com – Warga Lingkungan Bertais, Kecamatan Sandubaya digegerkan dengan penemuan seorang perempuan muda dalam kondisi meninggal dunia di sebuah rumah bedek di sebelah timur Terminal Mandalika, Kamis (23/04/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Sandubaya bersama Perwira Samapta dan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Mataram langsung melakukan evakuasi di lokasi kejadian.

Evakuasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Sandubaya AKP Niko Herdianto. S.T.K., SIK. Berdasarkan keterangan awal, jenazah pertama kali ditemukan oleh warga dalam kondisi tergantung menggunakan selendang.

“Informasi pertama kami terima dari warga melalui Bhabinkamtibmas, kemudian langsung kami tindak lanjuti dengan mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi,” jelas Kapolsek, Sabtu (25/4/2025) kepada awak media

Korban diketahui berjenis kelamin perempuan, berusia sekitar 20 tahun, dan baru menikah kurang lebih satu bulan. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit tertentu yang pada saat marah sering kali mengeluarkan darah dari mulut dan hidung.

Sebelum kejadian, korban sempat meminta ibunya untuk menghubungi sang suami. Namun, dari informasi yang diterima, suaminya sedang dalam kondisi kurang sehat dan tidak dapat merespons, yang diduga membuat korban merasa tidak diperhatikan.

Meski motif pasti belum dapat dipastikan, korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa di lokasi tersebut.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan luar. Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dugaan sementara, korban meninggal akibat gantung diri, namun kami tetap melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti,” tambah Kapolsek.

Kapolsek mnegaskan, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga dan lingkungan sekitar,

“Segera melapor jika menemukan hal-hal mencurigakan guna mencegah kejadian serupa” imbaunya (sas)

Loading

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *