Lombok Utara (NTB), Utarapos.com – Badan Usaha Milik Masyarakat adat (BUMMA) Lombok Utara tampil pada lomba fashion street yang dilaksanakan dalam rangka sosialisasi rokok ilegal DBCHT yang didukung oleh Dekranasda KLU, Dispar KLU, sebagai wujud untuk mempromosikan dan mengangkat khazah produk ekonomi kreatif berupa tenun, ekoprint dan kriya.
Ratusan peserta berasal dari lingkup OPD, beserta lembaga dan masyarakat umum turut antusias dalam mengikuti fashion street di halaman depan kantor Bupati lombok Utara. Kamis, (01/08/2024)
Pengurus BUMMA KLU juga turut mengikuti fashion street untuk mempromosikan produk lokal kain tenun masyarakat adat.
” Kegiatan ini sangat berdampak positif Untuk pemulihan perekonomian pasca gempa bumi dan covid-19,”. Tutur Raden Riko selaku anggota BUMMA KLU.
Dikatakan oleh Riko, Kain tenun yang didirinya pakai adalah produk yang terbuat dari bahan pewarna alam.
“Pakaian yang kami gunakan dibuat secara tradisional dengan kombinasi menjadi pakaian moderen”. Jelasnya.
Dengan adanya kain tenun pewarna alam tentu juga dapat mengungari penggunaan sampaj plastik.
“:Selain membantu mengurangi penggunaan bahan sintesis kelompok masyarakat Adat Bayan juga tetap menjaga dan melestarikan budaya dan tradisi melalui penggunaan bahan alami” terang Riko kepada media ini
Dari ratusan peserta dan puluhan kelompok yang mengikuti fashion street, kelompok BUMMA KLU berhasil meraih juara 1 kategori umum.(dsr)

















