Cegah Konflik Meluas, Polsek Ampenan dan Camat Sekarbela Mediasi Dugaan Pengeroyokan Antarpelajar

Mataram (NTB), utarapos.com – Polsek Ampenan bersama Pemerintah Kecamatan Sekarbela memfasilitasi mediasi terkait dugaan pengeroyokan yang melibatkan sejumlah remaja berstatus pelajar SMA/SMK di wilayah Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Melalui musyawarah yang melibatkan berbagai pihak, kedua kelompok remaja tersebut akhirnya sepakat berdamai.

Mediasi dipimpin Kapolsek Ampenan AKP Muhammad Ryanto, S.I.P., bersama Camat Sekarbela Arif Satriawan di aula terbuka Mapolsek Ampenan, Kamis (22/10/2026).

Pertemuan tersebut membahas insiden yang terjadi pada Sabtu (17/10/2026), yang diduga bermula dari kesalahpahaman antara sekelompok remaja yang diduga pelajar SMA dan beberapa remaja yang diduga pelajar SMK hingga berujung pada dugaan pengeroyokan.

Untuk mencegah persoalan semakin meluas dan berpotensi mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas), mediasi melibatkan unsur kepolisian, pemerintah kecamatan, lurah, kepala lingkungan, guru dari kedua pihak, para pelajar, serta orang tua mereka.

Kapolsek Ampenan AKP Muhammad Ryanto mengatakan, langkah mediasi ditempuh untuk mencari penyelesaian bersama dengan mengedepankan musyawarah dan pendekatan kekeluargaan.

“Hari ini kita mencoba menyelesaikan permasalahan tersebut secara bersama-sama melalui musyawarah yang dihadiri pihak-pihak terkait, termasuk para pelajar, guru, dan orang tua. Kita berharap melalui musyawarah ini persoalan yang pernah terjadi dapat diselesaikan secara kekeluargaan,” ungkap Kapolsek.

Ia menjelaskan, proses mediasi berlangsung cukup alot karena masing-masing pihak perlu menyampaikan keterangan dan pandangannya. Namun, berkat kesadaran serta kemauan seluruh pihak untuk menyelesaikan persoalan, kedua kelompok remaja akhirnya sepakat mengakhiri perselisihan secara damai.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan damai yang ditandatangani kedua belah pihak dan disaksikan seluruh peserta mediasi.

Melalui penyelesaian ini, Polsek Ampenan berharap para pelajar dapat mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut, menghindari tindakan kekerasan, serta lebih mengutamakan komunikasi ketika menghadapi kesalahpahaman.

Peran orang tua, guru, dan lingkungan masyarakat juga dinilai penting dalam membimbing remaja agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang berpotensi memicu konflik.

Polsek Ampenan bersama pemerintah setempat mengimbau seluruh pihak untuk menjaga komitmen perdamaian dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif di wilayah Kecamatan Sekarbela. (*)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *