Danrem 162/Wira Bhakti Dukung Pemerataan Pendidikan melalui Sekolah Rakyat di KLU

Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., menghadiri pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Lombok Utara (KLU) Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan tema “Cerdas Bersama Tumbuh Setara” di Aula Sekolah Rakyat, Dusun Amor-amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Senin (2/11/2026).

Lombok Utara (NTB), utarapos.com – Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., menghadiri pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Lombok Utara (KLU) Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan tema “Cerdas Bersama Tumbuh Setara”. Kegiatan yang dihadiri sekitar 1.600 orang tersebut berlangsung di Aula Sekolah Rakyat, Dusun Amor-amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Senin (2/11/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur NTB Dr. Lalu Muhammad Iqbal, S.IP., M.Si., Bupati Lombok Utara Dr. Najmul Akhyar, S.H., M.H., Danlanud ZAM Kolonel Pnb Supriyanto, Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Eko Darmawan, S.T., M.Si.

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus rantai kemiskinan.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur NTB secara resmi membuka Sekolah Rakyat di Provinsi NTB sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., menegaskan bahwa TNI, khususnya Korem 162/Wira Bhakti, mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan pendidikan.

Menurutnya, Sekolah Rakyat memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, disiplin, dan berdaya saing.

“Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, TNI, tenaga pendidik, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat agar program tersebut berjalan berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masa depan generasi bangsa” terang Danrem

Sementara itu, Bupati Lombok Utara Dr H Najmul Akhyar menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Sementara itu, perwakilan Menteri Sosial RI menyampaikan bahwa program tersebut tidak hanya menyediakan fasilitas pendidikan dan kebutuhan hidup secara gratis, tetapi juga pemeriksaan kesehatan berkala serta pendampingan keterampilan bagi orang tua.

Dalam laporannya, Ketua Panitia menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat Terintegrasi I Lombok Utara menampung 595 siswa dari berbagai kabupaten di NTB, dengan dukungan 106 tenaga ASN yang terdiri atas 32 guru, 50 tenaga asrama, dan 24 wali asrama.

“Program ini diharapkan menjadi sarana pemerataan pendidikan sekaligus pembinaan karakter generasi muda” ujarnya (*)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *