Sinergi, Kapolsek Bersama Muspika dan Tokoh Adat Bayan Tanam Pohon di Hutan Adat Pengempokan

Camat Bayan, Arifin, S.Sos tanam pohon di Hutan Adat Pengempokan, Dusun Dasan Tutul, Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara Kamis (10/72025). 

Lombok Utara, (NTB) Utarapos.com–Kapolsek Bayan, bersama Muspika dan Tokoh Adat, menggelar kegiatan penanaman pohon di Hutan Adat Pengempokan, Dusun Dasan Tutul, Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara Kamis (10/72025). Kegiatan ini merupakan inisiatif untuk melestarikan alam dan menjaga keberlangsungan mata air di wilayah tersebut.

Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Camat Bayan, Arifin, S.Sos., Kapolsek Bayan Iptu I Wayan Cipta Naya, S.H., M.I.Kom, Kepala Resort Senaru Putik KPH Rinjani Barat, perwakilan Danramil Bayan, Personil Polsek Bayan, Kasi Kecamatan Bayan, Staf Pemerintah Desa Bayan, mahasiswa KKN dari UGM dan UNRAM, serta para Kepala Dusun, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan masyarakat Desa Bayan.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala Desa Bayan Satradi S.Sos yang menekankan peran penting masyarakat dalam melestarikan hutan adat sebagai identitas budaya dan sumber kehidupan.

“Desa Bayan memiliki 37 mata air aktif, yang keberadaannya sangat bergantung pada kelestarian hutan” imbuh Satradi

Dalam pada itu, Camat Bayan Arifin, S.Sos dihadapan tamu yang hadir mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga hutan adat yang merupakan warisan leluhur.

Ia juga menegaskan pentingnya pendataan dan penegakan awig-awig (aturan adat) untuk menjaga keaslian dan batas-batas hutan adat

“Serta mencegah pengalihfungsian hutan secara sepihak” tekan Aripin

Ditempat yang sama, Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta S.I.K., melalui Kapolsek Bayan, Iptu I Wayan Cipta Naya, S.H., M.I.Kom., menyatakan bahwa kegiatan reboisasi hutan adat merupakan langkah konkret dalam menjaga kelestarian alam dan mata air di Kecamatan Bayan.

Dirinya mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian hutan adat yang sangat penting bagi kehidupan di wilayah tersebut

“Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin demi melestarikan keindahan alam” harap Iptu I Wayan Cipta Naya

Kegiatan ini ditutup dengan penanaman secara simbolis oleh para tamu undangan dan masyarakat, dengan menanam pohon jenis Kayu Trembesi berjumlah sekitar 400 pohon (lai)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *