Lombok Utara (NTB), Utarapos.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Utara melalui Dinas Pariwisata terus berinovasi dalam upaya memajukan sektor pariwisata.
Hal ini dibuktikan Dispar dengan resmi meluncurkan Tourism Information Center (TIC) serta logo baru pariwisata daerah. Jumat, (10/9/2025),
Peluncuran ini menjadi penanda semangat baru untuk meningkatkan promosi wisata, pelayanan kepada wisatawan, dan menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata yang menjadi unggulan.
Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., MH, Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri, S.T., M.T, kepala OPD terkait, serta kepala Dinas Pariwisata Provinsi atau pejabat yang mewakili.
Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, menegaskan bahwa peluncuran TIC dan logo wisata baru merupakan simbol semangat dan arah baru dalam pembangunan pariwisata daerah.
“TIC sangat penting bagi tamu yang ingin mengetahui Lombok Utara lebih dekat. Ini menjadi sarana untuk memperlihatkan potensi dan keunggulan daerah kita,” tegas Najmul.
Ia juga menekankan pentingnya sektor pariwisata yang terintegrasi dengan sektor lain, seperti pertanian, perdagangan, dan ketenagakerjaan.
“Jika pertanian kita mampu memenuhi kebutuhan tiga gili, maka rantai ekonominya jelas dan mandiri. Jika peternakan juga terhubung dengan pariwisata, pasar akan selalu ada. Inilah integrasi yang ingin kami dorong,” tambahnya.
Najmul mengharapkan agar momentum MotoGP dimanfaatkan lebih luas oleh pelaku wisata KLU dan mendorong promosi lintas destinasi, termasuk kolaborasi dengan daerah lain.
“Kedepan, kami berencana membuat paket ‘Gili Tramena – Mandalika’. Wisatawan yang menonton MotoGP tidak perlu menginap di Mataram atau Lombok Tengah, tetapi bisa di Lombok Utara, bahkan melanjutkan perjalanan ke Komodo atau Labuan Bajo,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Najmul mengapresiasi langkah Dispar yang terus berinovasi.
“Logo baru ini bukan sekadar simbol, tetapi identitas dan semangat baru bagi pariwisata kita. Selamat atas peluncuran TIC dan logo wisata Lombok Utara. Mari bersama-sama menjadikan pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi daerah,” pungkasnya.
Kepala Dinas Pariwisata KLU, Denda Dewi Tresni Budi Astuti, menjelaskan bahwa peluncuran TIC dan logo baru merupakan bagian dari upaya untuk memperbaiki sistem informasi pariwisata yang lebih modern dan mudah diakses.
“Selama ini, banyak tamu datang ke kantor karena TIC sebelumnya belum berjalan maksimal. Kini kami hadir dengan semangat baru dan dukungan sistem online yang lebih mudah diakses melalui website,” ungkap Denda Dewi.
Denda menambahkan bahwa hingga saat ini, sudah ada sekitar 600 pengguna yang terdaftar di platform TIC online. Ia berharap sistem ini dapat terus dikembangkan agar semakin banyak wisatawan yang mendapatkan informasi tentang destinasi di Lombok Utara.
Dispar juga fokus memperbaiki sistem penarikan retribusi pariwisata. Dengan kerja sama bersama Easybook, operator kapal cepat, dan dukungan petugas lapangan, potensi kebocoran retribusi berhasil ditekan.
“Alhamdulillah, retribusi kami saat ini sudah mencapai Rp 6,4 miliar dari target Rp 9 miliar. Kami optimis dapat mencapai target tersebut karena sistem kami semakin transparan dan akuntabel,” jelas Denda.
Dispar juga memanfaatkan momentum besar, seperti ajang MotoGP, untuk meningkatkan promosi dan ekonomi lokal. Denda menyampaikan bahwa partisipasi UMKM Lombok Utara pada event internasional tersebut menghasilkan omzet yang signifikan.
“Selama MotoGP, UMKM kita menghasilkan omzet hingga Rp 77 juta. Kami berharap promosi seperti ini terus berjalan agar wisatawan di Mandalika juga memperpanjang liburan mereka di Lombok Utara,” tambahnya. (lai)
















