Lombok Utara (NTB), utarapos.com – Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, S.T., M.T., secara resmi membuka Turnamen Gasing Gangga Cup I yang berlangsung meriah di Dusun Gangga, Desa Genggelang pada Senin, (12/10/2026).
Turnamen ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan gasing sebagai permainan tradisional, sekaligus mempererat tali silaturahmi masyarakat melalui kegiatan olahraga dan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, menyampaikan bahwa Turnamen Gasing kali ini merupakan kali keempat dirinya membuka kegiatan serupa di dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Pemenang dan Gangga.
“Permainan Gasing bukan sekadar perlombaan untuk mencari pemenang, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang harus kita jaga bersama. Oleh karena itu, Pemerintah daerah saat ini sedang menginisiasi agar permainan Gasing dapat masuk ke dalam induk organisasi, sehingga pembinaan dan pengembangannya bisa lebih terarah,” ungkapnya.
Wabup juga menyampaikan bahwa dirinya saat ini mengemban amanah sebagai Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Lombok Utara. Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah daerah tengah mewacanakan pembentukan Paguyuban Khusus sebagai wadah bagi para pegiat permainan Gasing.
“Sebagai Ketua KORMI Kabupaten Lombok Utara, saya berharap permainan Gasing memiliki wadah yang jelas melalui pembentukan Paguyuban Khusus. Dengan begitu, kegiatan dan turnamen Gasing kedepannya dapat dibina secara berkelanjutan, dan menjadi agenda yang diselenggarakan langsung oleh Pemerintah Daerah Lombok Utara,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen Gasing Gangga Cup I, Harno, menyampaikan bahwa turnamen ini diikuti oleh 53 klub Gasing yang berasal dari empat desa di Kecamatan Gangga, yakni Desa Selelos, Desa Genggelang, Desa Persiapan Gangga, dan Desa Pancor Mas. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan ke depan.
“Antusiasme peserta dalam Turnamen Gasing Gangga Cup I ini sangat luar biasa. Kami berharap turnamen ini menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan antarpemain sekaligus menjaga agar permainan tradisional Gasing tetap hidup di tengah masyarakat,” ujar Harno.
Ia menambahkan, pelaksanaan turnamen tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan.
“Kehadiran para pemain dan pengunjung selama turnamen berlangsung dapat membuka peluang usaha serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan pembukaan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lombok Utara, Hakamah, Kepala Desa Genggelang, Almaudodi, Kepala Dusun Gangga, panitia penyelenggara, serta para pemain dari berbagai klub gasing. (*)
![]()















