Mataram (NTB), utarapos.com – Kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan terus diwujudkan melalui kegiatan sambang dan edukasi ke sekolah-sekolah. Kali ini, Wakapolsek Sandubaya, AKP Priyanto, mengunjungi SDN 96 Mataram di Lingkungan Sindu Timur, Kelurahan Cakranegara Utara, Kecamatan Cakranegara, Senin (26/10/2026).
Dalam kunjungan silaturahmi tersebut, Wakapolsek Sandubaya sekaligus memimpin apel yang diikuti kepala sekolah, para guru, serta siswa-siswi SDN 96 Mataram. Kegiatan ini dimanfaatkan untuk memberikan edukasi mengenai bahaya perundungan (*bullying*) dan kenakalan remaja sejak dini.
Di hadapan para peserta apel, AKP Priyanto mengajak pihak sekolah dan seluruh siswa untuk bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan maupun perilaku yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Ia menegaskan bahwa perundungan bukan persoalan sepele karena dapat berdampak buruk terhadap kondisi psikologis korban serta perkembangan karakter anak, termasuk menimbulkan konsekuensi negatif bagi pelaku dan keluarganya.
“Bullying ini bukan hanya dapat merusak mental korban, tetapi juga dapat merusak karakter generasi muda yang akibatnya membawa pengaruh negatif, baik bagi korban, pelaku, maupun keluarga. Oleh karena itu, mari kita sama-sama menjaga agar bullying ini tidak terjadi di sekolah ini,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para guru agar terus meningkatkan pengawasan dan membangun komunikasi yang baik dengan siswa. Sementara itu, para siswa diharapkan saling menghormati, menghargai perbedaan, serta berani menyampaikan kepada guru apabila mengetahui atau mengalami tindakan perundungan.
Terpisah, Kapolsek Sandubaya, AKP Novit Haru Prasetyo, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan bahwa kunjungan Polri ke sekolah-sekolah merupakan bagian dari implementasi program prioritas Kapolri sekaligus bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan.
Menurutnya, kehadiran polisi di lingkungan sekolah tidak hanya bertujuan menyampaikan pesan kamtibmas, tetapi juga membangun kedekatan dengan para guru dan siswa agar tercipta hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat.
“Kunjungan kita ke sekolah-sekolah ini tujuannya untuk membangun kedekatan Polri dengan masyarakat sesuai moto Polri saat ini, yaitu ‘Polisi Bersama Masyarakat’,” ungkapnya.
Kapolsek berharap program Peduli Pendidikan dapat memperkuat kerja sama antara Polri dan pihak sekolah dalam mencegah perundungan, kenakalan remaja, serta berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan pendidikan.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Sandubaya berupaya menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga perilaku, menghormati sesama, dan menciptakan suasana sekolah yang kondusif demi mendukung tumbuh kembang generasi muda yang berkarakter positif. (sas)
![]()















