Lombok Utara (NTB), Utarapos.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengadakan rapat koordinasi internal. Rapat dihadiri oleh Kepala Bapenda Drs. Ainal Yakin, Sekban Muhajir, S.Pd.i, serta seluruh jajaran aparatur Bapenda, berlangsung khidmat di Angkringan Balap, Kamis (14/8/ 2025).
Kepala Bapenda KLU Ainal Yakin, menjelaskan bahwa acara rapat internal tersebut sebagai langkah penting dalam menjalankan inovasi dan upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
“Alhamdulillah, kami berproses bersama kawan-kawan untuk mencapai target yang telah ditetapkan, salah satunya dengan menerapkan sistem digitalisasi yang kini telah menunjukkan perkembangan cukup signifikan,” ujarnya.
Menurutnya, selama dua tahun terakhir Bapenda telah mendapatkan tugas penting untuk membantu kepala daerah dalam pengelolaan pendapatan daerah. Ainal Yakin juga menekankan pentingnya koordinasi, integrasi, sinergi, dan sinkronisasi untuk pencapaian target PAD.
“Saat ini, kontribusi kami terhadap APBD mencapai sekitar 26,1 persen, menjadikan posisi kami nomor dua di NTB,” imbuhnya mantap.
Pada tahun 2023, kata Ainal, Bapenda ditargetkan dapat mencapai PAD sebesar 175 miliar rupiah. Target ini kemudian dinaikkan menjadi 196 miliar rupiah dalam anggaran perubahan. Hasilnya, Bapenda sukses mencapai capaian kurang lebih 212 miliar rupiah atau sekitar 124 persen dari target yang ditetapkan.
“Tanggung jawab kami terus meningkat, dengan target tahun 2023 yang telah dinaikkan menjadi 253 miliar rupiah. Kami yakin dengan koordinasi yang baik, kami bisa mencapainya,” tuturnya optimis.
Masih dikatakan Ainal, dengan inovasi yang dilakukan, Bapenda juga memanfaatkan aplikasi SIMPENDA untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak. Kerja sama dengan Bank NTB Syariah dan BNI diharapkan dapat meningkatkan PAD dari tahun ke tahun.
“Indikator yang kita harapkan ke depannya adalah peningkatan PAD,” tutup Kepala Bapenda ini. (lai)
![]()



















