Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Dispurarsip KLU Galakkan Berbagai Program Literasi

Kabid perpustakaan Dispurarsip KLU Drs.Muhammad Zakir

Lombok Utara (NTB), Utarapos.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispurarsip) Kabupaten Lombok Utara (KLU) kini tengah menggalakkan berbagai kegiatan untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Berbagai kegiatan ini menjadi bagian dari program prioritas bidang perpustakaan dalam mengembangkan budaya baca melalui layanan onsite maupun layanan online.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Perpustakaan Dispusarsip Drs. L. M. Zakir, ketikan diwawancarai wartawan media ini di ruang kerjanya, Selasa (9/9/2025).

“Kami menyediakan fasilitas internet yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, dengan rata-rata pengunjung mencapai 1000 orang dalam sebulan untuk layanan online,” katanya.

Pada layanan onsite, jumlah kunjungan orang yang datang ke perpustakaan tergantung pada kebutuhan pemustaka, yang mana sebagian besarnya notabene para pelajar. Pihaknya juga aktif melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah dengan menggunakan dua kendaraan operasional secara bergilir hingga desa-desa terpencil, termasuk Desa Sambik Elen Kecamatan Bayan.

“Program kami berfokus pada peningkatan literasi masyarakat melalui penilaian Indeks Pembangunan Literasi Nasional (IPLN). Kami memiliki beberapa indikator yang harus dicapai. Kami berharap dapat meningkatkan indeks literasi di Lombok Utara,” ujar Zakir.

Namun begitu, ia mengakui ada banyak kendala yang dihadapi, terutama penilaian yang tidak sepenuhnya berada dalam kendali dinas setempat.

“Kami tidak dapat melakukan intervensi langsung terhadap perpustakaan sekolah, karena itu merupakan ranah Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbupora). Kami berharap ada sinkronisasi dan kerja sama yang lebih baik dalam hal ini,” imbuhnya.

Zakir lantas menekankan pentingnya pembaruan data Dapodik untuk mencerminkan kondisi perpustakaan, sehingga keberadaannya dapat terdata dengan baik.

“Jika Dapodik tidak diupdate, kondisi perpustakaan tidak akan terlihat. Hal ini akan berimbas pada pengakuan dan dukungan yang kami terima,” jelasnya.

Menurut Zakir, salah satu program tahun 2025 yang berkaitan dengan kepustakaan adalah penerimaan DAK dari pemerintah sebagai bentuk penghargaan terhadap kualitas perpustakaan.

“Kami baru saja mendapatkan akreditasi baik (B) dan memperoleh reward sebesar 750 juta yang akan digunakan untuk program-program di perpustakaan,” tutupnya.

Dengan berbagai upaya yang ditempuh, Dispurarsip KLU berharap dapat menciptakan budaya membaca yang kuat dan berkelanjutan di masyarakat. (lai)

Loading

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250
error: Content is protected !!