Lombok Utara (NTB), utarapos.com – Progres pembangunan Islamic Center Kabupaten Lombok Utara (KLU) pada tahap pertama masih terus berjalan, hingga memasuki pekan kesembilan. Capaian pekerjaan tercatat masih di bawah target yang telah ditetapkan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kawasan Permukiman dan Perumahan (PUPR-PKP) KLU, Sahabudin, menyampaikan bahwa seharusnya progres pembangunan sudah mencapai 50,37 persen.
“Namun, hingga saat ini realisasi fisik baru menyentuh 39,12 persen. Kondisi ini membuat deviasi progres mencapai minus 11,25 persen,” ujar Sahabudin di Tanjung, Kamis (2/10/2025).
Menurut Sahabudin, salah satu kendala utama yang dihadapi di lapangan adalah kelangkaan pompa beton, yang berdampak pada lambatnya proses pekerjaan beton.
“Situasi ini membuat sejumlah pekerjaan konstruksi mengalami keterlambatan” imbuhnya
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya telah menyiapkan tiga langkah strategis. Pertama, menggelar Show Cause Meeting (SCM) dengan melibatkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan penyedia barang serta jasa guna menyepakati target ulang realisasi proyek.
“Kedua, mendorong percepatan pengerjaan pada item pekerjaan non-beton agar progres fisik tetap berjalan. Ketiga, mempercepat pemesanan material pabrikasi dari Mataram guna mendukung percepatan pembangunan di lapangan” tuturnya
“Melalui SCM ini, kita bisa menemukan solusi yang tepat antara semua pihak. Sementara untuk pemesanan material, kami pastikan segera dipercepat agar tidak ada lagi hambatan distribusi,” tambah Sahabudin.
Ia menuturkan, meski terjadi deviasi pada progres, Sahabudin tetap optimistis proyek pembangunan Islamic Center KLU dapat rampung sesuai jadwal. Pemerintah daerah menargetkan penyelesaian tahap pertama pada awal Desember 2025.
“Dengan langkah percepatan yang sedang kita lakukan, kami yakin pekerjaan bisa selesai sesuai target,” ujarnya menegaskan. (lai)
![]()



















