Gempur Tempat Rawan Peredaran Narkotika di Cengkareng, BNN Amankan Dua Terduga Pelaku

Kedua terduga yang diamankan BNN saat pengungkapan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu, ekstasi, ketamin, dan ganja di wilayah, Cengkareng, Jakarta Barat. pada Selasa (13/1/2026).

Jakarat (DKI), utarapos.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu, ekstasi, ketamin, dan ganja di wilayah, Cengkareng, Jakarta Barat. Operasi ini dipimpin langsung oleh Direktur Penindakan dan Pengejaran, Roy Hardi Siahaan, beserta tim gabungan dari Direktorat Interdiksi dan Intelijen pada Selasa (13/1/2026).

Roy Hardi Siahaan mengatakan, Dari ungkap kasus ini, barang bukti yang diamankan antara lain 40 butir ekstasi, 1 kotak paket berisikan ganja, 1 plastik paket berisikan ganja, 1 buah plastik besar berisikan sabu, 6 buah plastik kecil berisikan sabu, 1 buah plastik berisikan ketamin, 1 buah cartridge, timbangan digital, dan 3 buah handphone.

Ia menyebutkan, Operasi ungkap kasus berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB. Tim BNN berhasil mengamankan dua orang tersangka dengan inisial RP dan LA yang tengah berada di sebuah kosan atas dugaan penyalahgunaan narkotika.

“Saat ini, tersangka dan barang bukti sedang dilakukan pemeriksaan di BNN untuk dilakukan pengembangan dan penyidikan lebih lanjut” ujarnya

Dirinya menegaskan, dari operasi awal tahun yang dilakukan, BNN terus berkomitmen untuk memberantas peredaran gelap narkotika dan melindungi masyarakat dari bahaya narkoba. Pengungkapan ini merupakan bukti keseriusan BNN dalam memberantas narkotika dan menjaga keamanan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Roy Hardi Siahaan menegaskan BNN juga mengimbau masyarakat untuk terus melaporkan informasi tentang peredaran narkotika ke layanan resmi call center BNN 184 atau kepada pihak berwajib

“Sehingga dapat dilakukan penindakan terhadap pelaku peredaran gelap narkotika” tutupnya

Loading

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *