Lombok Utara (NTB) Utarapos.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Selengen, Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara, menyatakan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, terutama setelah viralnya seorang anak sakit yang tidak terpantau oleh kader setempat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Selengen, Sudarto, Rabu (11/2/2026).
Sudarto mengungkapkan, pihaknya baru mengetahui kasus tersebut setelah ramai di masyarakat. Pihaknyatidak mendengar dari Kementerian Sosial.
“Kader di Dusun Dompo Indah juga tidak pernah tahu terkait anak ini, padahal sering mengunjungi orang tuanya untuk mengingatkan datang ke posyandu,” kata Sudarto.
Menurutnya, anak tersebut tidak pernah hadir di posyandu sejak Maret 2025. “Baik pemerintah desa maupun kepala dusun setempat kurang mengetahui kondisi anak ini,” tambahnya.
Meski demikian, Sudarto menegaskan bahwa Pemdes tetap menjalankan program posyandu, termasuk pemberian makanan tambahan (PMT).
“Kejadian ini mungkin akibat kelalaian orang tua yang tidak mau ke posyandu,” ujarnya.
Sebagai langkah respons, Pemdes telah turun langsung memberikan bantuan uang tunai untuk pengobatan untuk anak tersebut. Ke depan, Sudarto berharap orang tua lebih mendengarkan arahan kader dan segera melaporkan kondisi darurat ke Pemdes melalui kepala dusun.
“Kami akan menyampaikan kepada semua kader agar tidak terulang lagi. Pemdes juga menganggarkan 3% dana desa untuk bantuan mendesak bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Sudarto. (lai)












