Lombok Barat (NTB), utarapos.com – Perkelahian melibatkan kelompok anak tiga dusun di Kecamatan Gunungsari, Ahad (26/7/2026), akhirnya berakhir damai. Polsek Gunungsari memfasilitasi mediasi bersama seluruh pihak di Mako Polsek Gunungsari.
Perselisihan bermula dari saling komentar dan tantangan melalui WhatsApp, usai salah seorang anak mengirim foto bersama teman perempuannya. Cekcok berlanjut menjadi perkelahian, kemudian memicu aksi saling kejar hingga bentrok kembali.
Kapolsek Gunungsari Iptu Ida Bagus Adnyana Putra bersama Wakapolsek, pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, para kepala dusun, serta para orang tua, kemudian mempertemukan seluruh pihak untuk mencari jalan keluar secara musyawarah.
“Tujuan utama pertemuan ini menjaga silaturahmi antarwarga tetap terjalin, mencari solusi terbaik, serta memberi kesempatan kepada para anak-anak, khususnya yang masih berstatus pelajar, agar tetap bisa melanjutkan pendidikan. Kami juga mengajak seluruh orang tua ikut membina anak-anak agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Iptu Ida Bagus Adnyana Putra.
Dalam musyawarah, ketiga kepala desa mengajak seluruh pihak menjaga suasana tetap kondusif dan memperkuat peran keluarga dalam membimbing anak-anak. Para kepala fesa Dopang juga mengapresiasi sinergi semua unsur, serta mengingatkan generasi muda agar menjauhi provokasi dan minuman beralkohol.
Hasil mediasi menghasilkan sejumlah kesepakatan. Kedua pihak sepakat berdamai, membantu biaya pengobatan korban secara kekeluargaan, menandatangani surat pernyataan damai, saling memaafkan, serta menyerahkan kembali para anak-anak yang bertikai kepada orang tua masing-masing. Suasana mediasi berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan.
Kapolsek Gunungsari berharap penyelesaian melalui dialog tersebut menjadi pembelajaran bersama, sekaligus memperkuat hubungan antarwarga di wilayah Kecamatan Gunungsari.
“Kami mengedepankan penyelesaian secara humanis agar keamanan tetap terjaga dan persaudaraan antarwarga semakin kuat,” tutupnya.















