Hilang Saat Snorkeling di Gili Trawangan, Tim Gabungan Bergerak Cari Korban WNA Korea 

Tim gabungan saat lakukan pencarian WNA asal Korea bernama Cheon Yuri yang diduga hilang saat snorkeling di perairan Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Selasa (6/10/2026).

Lombok Utara (NTB), utarapos.com — Tim gabungan dari Satpolair Polres Lombok Utara, Ditpolairud Polda NTB, Basarnas, TNI AL, dan masyarakat melakukan pencarian terhadap seorang warga negara asing (WNA) asal Korea yang dilaporkan hilang saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Selasa (6/10/2026).

WNA tersebut diketahui bernama Cheon Yuri, warga negara Korea yang tinggal di Island Beach Bungalow, Gili Trawangan.

Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta mengatakan, pencarian dilakukan setelah pihaknya menerima laporan mengenai WNA yang tidak kembali ke daratan setelah melakukan aktivitas snorkeling.

“Begitu menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan unsur terkait dan melakukan pencarian bersama. Tim gabungan telah melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diperkirakan berkaitan dengan keberadaan korban,” kata Agus. Rabu (7/10/2026)

Dijelaskan oleh Kapolres, berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui melakukan snorkeling sekitar pukul 12.30 WITA di perairan depan sebuah restoran. Saat itu, korban terlihat berenang dan mengapung dengan baik oleh seorang saksi.

Sekitar pukul 14.00 WITA, tambah Agus Purwanta, saksi bersama rombongan kemudian naik ke daratan, namun korban tidak ikut kembali. Teman korban sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi snorkeling, tetapi korban tidak ditemukan.

“Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak Polsubsektor Gili Indah untuk selanjutnya dilakukan pencarian bersama” imbuhnya

Kapolres juga mengatakan, sekitar pukul 15.00 WITA, personel Satpolair Polres Lombok Utara bersama tim gabungan Ditpolairud Polda NTB, Basarnas dan TNI AL bergerak melakukan operasi pencarian di sekitar perairan depan Karma Kayak Villa, Gili Trawangan.

“Penyisiran dilakukan dengan mengerahkan personel serta sarana pencarian untuk menjangkau sejumlah titik di sekitar lokasi korban terakhir terlihat” terangnya

Gus Purwanta menegaskan, pencarian akan terus dilakukan secara maksimal dengan melibatkan seluruh unsur terkait. Kami berharap korban segera ditemukan dalam kondisi selamat

“Hingga pencarian hari pertama berakhir, korban belum ditemukan. Operasi pencarian dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Rabu (7/10/2026) mulai pukul 06.30 WITA” pungkas AKBP Agus Purwanta (sas0

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *