Lombok Utara (NTB), utarapos.com – Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H., didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Lombok Utara Tresnahadi, S.Pt., secara resmi melaunching aplikasi Sistem Informasi Data Elektronik Sapi (SIDEWI). Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Digital Menuju Management Smart Farming” tersebut diselenggarakan oleh Tim Universitas Udayana Bali di Bale Hao Cafe, Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Rabu (10/6/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar menyampaikan apresiasi kepada Tim SIDEWI dan Universitas Udayana atas inovasi yang dihadirkan untuk mendukung kemajuan sektor peternakan di daerah.
Menurutnya, sistem digital tersebut akan memudahkan para peternak dalam melakukan pencatatan data ternak secara akurat dan terintegrasi sehingga pengelolaan usaha peternakan menjadi lebih efektif dan efisien.
“Saya mengapresiasi hadirnya SIDEWI sebagai bentuk inovasi digital di sektor peternakan. Dengan sistem ini, data ternak dapat dikelola secara modern, transparan, dan akurat sehingga memudahkan kelompok ternak dalam meningkatkan produktivitas serta daya saing usaha peternakan di Lombok Utara,” ujar Bupati Najmul.
Lebih lanjut, Bupati menuturkan bahwa program digitalisasi peternakan ini sangat sejalan dengan program pengembangan peternakan yang dicanangkan Pemerintah Provinsi NTB, termasuk Program Sejuta Sapi.
Menurutnya, Kabupaten Lombok Utara memiliki potensi besar untuk mendukung program tersebut karena didukung oleh luas lahan yang memadai serta ketersediaan pakan ternak yang cukup baik.
“Kabupaten Lombok Utara memiliki potensi peternakan yang sangat besar. Lahan yang luas serta ketersediaan pakan ternak menjadi modal utama bagi pengembangan sektor ini. Kehadiran SIDEWI menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan peternakan berbasis teknologi dan mendukung program pembangunan peternakan di NTB,” beber Najmul Akhyar
Di akhir sambutannya, Bupati Lombok Utara secara resmi melaunching aplikasi SIDEWI dengan mengucapkan, “Bismillahirrahmanirrahim, Sistem Informasi Data Elektronik Sapi (SIDEWI) secara resmi saya launching.”
Di tempat yang sama, Kepala DKP3 Kabupaten Lombok Utara Tresnahadi, S.Pt., menyampaikan bahwa potensi peternakan di Kabupaten Lombok Utara sangat menjanjikan dengan populasi sapi dan kerbau yang mencapai ribuan ekor berdasarkan data akhir tahun 2025. Namun, selama ini sistem pendataan masih dilakukan secara manual.
“Selama ini pendataan ternak masih bersifat manual sehingga membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar. Dengan hadirnya SIDEWI, kami sangat bersyukur karena akan membantu mempercepat proses pendataan sekaligus menghasilkan data yang lebih valid dan akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan di sektor peternakan,” jelas Tresnahadi.
Dalam pada itu, CEO SIDEWI Fauzan Al-Jundi, S.S., M.Si., menjelaskan bahwa aplikasi SIDEWI dirancang untuk membantu pemerintah daerah dan kelompok ternak dalam melakukan pendataan dan pengelolaan ternak secara digital.
Dikatakannya, selain menyediakan identitas digital bagi setiap ternak melalui Nomor Induk dan barcode, sistem ini juga mendukung pemantauan kesehatan serta riwayat perkembangan ternak secara berkelanjutan.
“Kami berharap kehadiran SIDEWI dapat menjadi solusi digital bagi para peternak di Kabupaten Lombok Utara. Melalui sistem ini, setiap sapi akan memiliki identitas yang jelas berupa NIK dan barcode, sehingga proses pendataan, pemantauan kesehatan, hingga pengelolaan ternak dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat, dan modern,” kata Fauzan.
Peluncuran SIDEWI diharapkan menjadi langkah awal transformasi digital sektor peternakan di Kabupaten Lombok Utara, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola peternakan yang modern, efisien, dan berkelanjutan menuju konsep smart farming.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut CEO SIDEWI Fauzan Al-Jundi, S.S., M.Si., Kepala Divisi Marketing SIDEWI Dr. Anak Agung Sri Mahyuni, M.Agb., Camat Kayangan Siti Ruka’iyah, perwakilan Dandim dan Kapolres Lombok Utara, serta sekitar 100 perwakilan kelompok ternak dari berbagai wilayah di Kabupaten Lombok Utara serta tamu undangan lainnya (sas)















