Bupati Najmul Akhyar Hadiri Hultah ke-8 Sekaligus Wisuda Puluhan Santri Tahfiz Al-Qur’an Ponpes Tarbiyatul Islamiyah NWDI Kopang

Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar sampaikan sambutan saat hadiri Hultah ke-8 Sekaligus Wisuda Puluhan Santri Tahfiz Al-Qur'an Ponpes Tarbiyatul Islamiyah NWDI Kopang Rabu (5/8/2026)

Lombok Utara (NTB), utarapos.com – Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti kompleks Pondok Pesantren Tarbiyatul Islamiyah NWDI Kopang, Rabu (5/8/2026). Di tengah lapangan terbuka kompleks pesantren, puluhan santri tahfiz Al-Qur’an dan penghafal hadis resmi diwisuda dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-hultah (Hultah) Kebangkitan yang ke-8.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar, SH, MH, para ulama, tokoh masyarakat, santri, wali santri, serta jajaran pengurus Yayasan Pondok Pesantren Tarbiyatul Islamiyah NWDI Kopang.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar menyampaikan bahwa Hultah Kebangkitan ke-8 memiliki makna yang sangat mendalam karena lahir dari peristiwa gempa besar yang pernah melanda Lombok Utara. Menurutnya, perjalanan pondok pesantren dari kondisi porak-poranda hingga kembali berkembang menjadi simbol keteguhan, kesabaran, dan kekuatan pendidikan Islam

Bupati menilai perkembangan Pondok Pesantren Tarbiyatul Islamiyah NWDI Kopang menjadi bukti bahwa ikhtiar yang dilakukan secara sungguh-sungguh mampu melahirkan kemajuan yang nyata.

“Ia mengajak seluruh pengelola pesantren untuk terus menjaga komitmen dalam membangun lembaga pendidikan Islam yang berkualitas, berkarakter, dan menjadi teladan bagi masyarakat,”, ucap Bupati.

Di Kabupaten Lombok Utara terdapat sekitar 62 pondok pesantren yang hingga saat ini secara umum berada dalam kondisi baik. Karena itu, ia berharap situasi tersebut dapat terus dipertahankan agar pesantren tetap menjadi pusat pendidikan, pembinaan akhlak, dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

“Mudah-mudahan selamanya pondok-pondok pesantren di Lombok Utara tetap seperti ini, menjadi pusat pendidikan, pembinaan akhlak, dan penguatan nilai-nilai keagamaan,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Panitia Hamdan, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Hultah Kebangkitan ke-8.

“Puluhan santri dari berbagai program unggulan, mulai dari tahfiz Al-Qur’an hingga program penghafal hadis yang telah menunjukkan perkembangan menggembirakan meskipun baru berjalan sekitar satu setengah tahun,” ucap Ketua panitia.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Pondok Pesantren Tarbiyatul Islamiyah NWDI Kopang terus berkembang dan berkomitmen mencetak generasi Qurani yang tidak hanya mampu menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai hadis dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Hultah Kebangkitan ke-8 pun berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur, sekaligus menjadi penegasan bahwa kebangkitan pesantren pascagempa telah menjelma menjadi semangat baru dalam membangun pendidikan Islam yang lebih kuat, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat luas (sas)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *