Lombok Utara (NTB), Utarapos.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Salut meluncurkan program baru yang mendukung swasembada pangan, khususnya program desa tematik yaitu ayam petelur. Demikian disampaikan Kepala Desa Salut, Bahrudin, A.Ma. kepada wartawan media ini di kantornya, pada Selasa (6/5/2025).
“Kita berharap dukungan anggaran kepada BUMDes dapat diwujudkan dalam aksi nyata. Saya percaya lebih baik sedikit bicara dan banyak bekerja,” ujar Bahrudin.
Dituturkannya, dukungan program untuk swasembada pangan tersebut sejalan dengan program pemerintah yang mengharuskan desa mengalokasikan anggaran 20 persen untuk kegiatan ketahanan pangan.
“Alhamdulillah, kami sudah melaksanakan program ini dan mungkin menjadi yang pertama di Kecamatan Kayangan, bahkan di Kabupaten Lombok Utara,” ungkapnya.
Menurut Bahrudin, sejak awal, pemerintah desa setempat telah melakukan perubahan agar kegiatan tersebut dapat dilaksanakan lebih awal.
“Kami tidak membandingkan dengan desa lain, tetapi regulasi yang terus berubah memang menjadi tantangan bagi teman-teman di desa lainnya,” katanya.
Dengan memaksimalkan 20 persen anggaran untuk kegiatan bidang peternakan, Kades Salut ini berharap program ayam petelur dapat berjalan sesuai dengan harapan.
“Semoga BUMDes semakin maju dan tidak hanya bergerak di bidang petelur, tapi juga peternakan dan usaha tani lainnya. Kami akan mendukung para petani dengan modal, misalnya dalam menanam jagung. Mereka dapat mengembalikan pinjaman dengan bunga rendah,” pungkasnya.
Untuk pembibitan awal, kata dia, BUMDes Salut telah menganggarkan kurang lebih 200 juta rupiah. Ini adalah langkah awal untuk memastikan bahwa BUMDes dapat berkontribusi lebih dalam rangka mendukung kesejahteraan masyarakat di Desa Salut.
Dengan inisiatif tersebut, pihaknya optimis akan tercipta kemandirian pangan berkelanjutan serta peningkatan perekonomian masyarakat. (lai)
















