Musi Rawas (Sumsel), utarapost.com – Tingginya intensitas curah hujan yang melanda wilayah Kabupaten Musi Rawas (Mura) termasuk di Kecamatan Muara Beliti, pada Senin, (15/9/2025), mulai Pukul 21.00 WIB hingga Selasa (16/9/2025) Pukul 08.00 WIB, mengakibatkan terjadi tanah longsor di sekitar Jembatan Sungai Beliti di jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura. Sehingga, mengakibatkan jembatan tersebut menjadi rawan untuk dilintasi oleh banyak kendaraan.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mura, H. A. Darsan membenarkan adanya kejadian longsor tersebut.
“BPBD Kabupaten Mura bersama Camat Muara Beliti, Lurah Kelurahan Pasar Muara Beliti telah melaksanakan Kaji Cepat dan pendataan terhadap kejadian tersebut,” kata Darsan kepada wartawan utarapost.com, Selasa (16/9/2025).
Dijelaskan Darsan, berdasarkan keterangan warga sekitar, kejadian tersebut terjadi pada Selasa (16/9/2025) sekitar pukul 05:30 WIB.
“Kejadian ini diakibatkan oleh intensitas hujan yang tinggi dalam waktu yang lama, sehingga gorong-gorong yang menyalurkan air tidak dapat menampung debit air yang tinggi,” jelasnya.
Dari hasil kaji cepat, sambung Darsan, kondisi masyarakat sekitar lokasi kejadian tetap kondusif dan tidak ada korban jiwa serta genangan air sudah surut.
“Kita menghimbau kepada masyarakat sekitar agar selalu waspada dan siaga ketika hujan terjadi lagi di wilayah tersebut,” tandasnya.
Sebelumnya, Salah seorang Warga RT 5 Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura, Ahmadtulah saat dibincangi wartawan utarapost.com menceritakan bahwa longsor di bibir sungai pangkal jembatan atau didepan rumahnya terjadi pada Selasa (16/9/2025) sekitar Pukul 05.30 Wib.
Diceritakannya, bahwa saat longsor ia mendengar suara yang keras seperti bom. Mendengar itu ia langsung keluar dan warga atau pengendara yang melintas diatas jembatan berteriak kalau terjadi longsor.
“Seperti suara bom yang meledak longsornya. Untungnya tidak ada korban jiwa,” ujarnya. (mus)
















