Sumsel  

Tingkatkan Produk Khas Daerah, Pemkab Muratara Gelar Pelatihan UMKM Untuk Pengembangan Nasi Punjung

Bupati Muratara, Devi Suhartoni menerima Nasi Punjung Dari Peserta pelatihan pengembangan nasi punjung yang digelar Disperindagkop Muratara, Rabu (24/9/2025). (Foto: istimewa)

Muratara (Sumsel), utarapos.com – Nasi Punjung, salah satu kuliner khas daerah Sumatera Selatan (Sumsel). Begitu juga di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Nasi Punjung merupakan kuliner khas daerah tersebut.

Untuk mengembangkan produk lokal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) menggelar Pelatihan Pelaku UMKM dalam Pengembangan Nasi Punjung. Kegiatan berlangsung selama tiga hari dimulai Senin (22/9/2035) dan ditutup Rabu (24/9/2025).

Bupati Muratara, Devi Suhartoni dalam arahannya, menekankan pentingnya tindak lanjut agar pengembangan UMKM tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi juga berlanjut hingga peningkatan kualitas produk, pemasaran, hingga perluasan akses pasar.

“Melalui dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, diharapkan UMKM Muratara dapat terus tumbuh, berdaya saing, dan menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat,” kata Bupati.

Sementara, Kepala Disperindagkop Muratara, Kodri didampingi Kabid Koperasi dan UMKM, Masyudin, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya Disperindagkop untuk mendukung UMKM lokal agar bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar.

Dia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas produk lokal agar memiliki daya saing lebih luas. “Nasi Punjung bukan sekadar makanan tradisional, tetapi juga bagian dari identitas dan potensi ekonomi daerah. Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat mengembangkan kreativitas, menjaga kualitas, serta mampu memasarkan produk secara profesional,” ujarnya.

Pelatihan mencakup materi menyeluruh, mulai dari teknik pengolahan dan memasak Nasi Punjung yang baik dan benar, penyajian menarik sesuai standar, hingga strategi pemasaran agar produk lebih dikenal dan diminati konsumen.

“Selain keterampilan teknis, peserta juga dibekali wawasan membangun brand agar produk memiliki daya saing di pasaran,” tandasnya. (mus)

Loading

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250
error: Content is protected !!