Lombok Utara (NTB), Utarapos.com— Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar SH MH mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menyikapi pemangkasan anggaran yang diberlakukan oleh pemerintah pusat dengan berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan yang muncul.
Hal tersebut disampaikan Najmul Akhyar saat dibincangi awak media usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD KLU dengan agenda mendengarkan penjelasan Bupati mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026. Senin (03/11/ 2025),
Lebih lanjut Bupati Najmul Ahyar, menjelaskan pentingnya mencari solusi atas tantangan tersebut. Ia juga mengucapkan Alhamdulillah, pemotongan dana transfer daerah adalah suatu keniscayaan yang harus dihadapi, dan ini berlaku bagi seluruh Indonesia.
“Namun, saya tidak ingin situasi ini hanya kita ratapi. Sebaliknya, kita harus mencari cara untuk menyiasatinya dan berusaha,'” ujar Bupati.
Bupati Najmul menekankan perlu memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan melakukan inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat tanpa ikut membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Jika kita mampu mengelola dengan baik, APBD kita tidak akan terganggu, malah kita akan mendapatkan keuntungan,” tambahnya.
Dalam pada itu, Bupati Najmul menjelaskan bahwa pemangkasan dana transfer pusat yang mencapai 226 miliar rupiah harus dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas anggaran.
“Jika kita terjebak pada angka pemotongan saja, kita tidak akan bisa melihat peluang lain yang ada. Pemotongan anggaran ini mendorong kita untuk lebih kreatif dan strategis dalam pengelolaan keuangan daerah,” imbuhnya.
Ia juga menyatakan bahwa meskipun banyak usulan masyarakat terkait kebutuhan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, jumlahnya masih jauh lebih besar dari anggaran yang tersedia.
“Saat ini, kami sedang mengumpulkan semua usulan masyarakat dan akan melakukan penyaringan untuk menentukan prioritas yang bisa kami lakukan dalam kondisi anggaran yang terbatas,” terang Bupati Najmul.
“Dengan pendekatan yang proaktif dan inovatif, diharapkan Lombok Utara dapat menghadapi tantangan pemangkasan anggaran ini dengan lebih baik dan tetap memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat” tambah Bupati Najmul Akhyar (lai)
![]()



















