Fokus Inklusi Sosial, LPSDM Gelar Konsultasi Publik RPJMD di KLU

Foto bersama rangkaian dari konsultasi publik terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan fokus pada inklusi sosial. yang digelar oleh Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPSDM) di Lesehan Sasak Narmada, Selasa (9/12/2025).

Lombok Utara (NTB), utarapos.com – Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPSDM) menggelar kegiatan konsultasi publik terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan fokus pada inklusi sosial. Kegiatan tersebut berlangsung di Lesehan Sasak Narmada, Selasa (9/12/2025). Tampak hadir Bidang Perencana Ahli Media I Wayan Suartana, Direktur LPSDM NTB Ririn Hayudiani, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta Sekolah Perempuan se-KLU.

Direktur LPSDM NTB Ririn Hayudiani dalam sambutannya mengungkapkan bahwa LPSDM telah berulang kali melakukan diskusi dan memberikan masukan dalam pembahasan dokumen RPJMD.

“Konsultasi publik ini bertujuan agar masyarakat dapat menerima informasi strategis serta merasakan manfaat dari pembangunan yang dilaksanakan,” ujar Ririn.

Lebih lanjut, Ririn menyampaikan bahwa LPSDM bekerja progresif sesuai dengan misi yang dicanangkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara, KLU Stara. Penting untuk menentukan siapa yang akan menerapkan serta mendapatkan manfaat dari program-program tersebut, terutama agar keterlibatan masyarakat tetap terjaga.

“Program-program yang menjadi bagian dari amanat Undang-Undang Dasar harus diwujudkan melalui intervensi strategis pemerintah daerah. Fokusnya adalah menyasar kelompok rentan yang memerlukan perhatian khusus,” jelas Ririn.

Untuk kelompok-kelompok seperti disabilitas, Ririn menekankan pentingnya pendataan dan pengembangan keterampilan sesuai kebutuhan yang berbeda-beda. Hal yang sama juga berlaku bagi kelompok perempuan.

“Kami berharap model pemberdayaan kelompok rentan yang dikembangkan oleh LPSDM melalui pendekatan GETSI dapat diadopsi guna meningkatkan kapasitas perempuan dan kelompok rentan di KLU,” tutup Ririn.

Acara konsultasi publik ini menunjukkan komitmen bersama antara LPSDM, pemerintah daerah, dan mitra strategis lainnya dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif di Lombok Utara.(lai)

Loading

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *