Lombok Utara (NTB), utarapos.com – Salah satu langkah pencegahan dan bentuk kepedulian serius terhadap potensi perundungan atau bullying pelajar di lingkungan sekolah Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Lombok Utara (KLU) mendorong sekolah untuk lakukan pemasangan kamera pengawas Closed-Circuit Television (CCTV) di area sekolah.
Kepala Dinas Dikbudpora KLU, H. Muhammad Najib, S.Pd., M.Pd kepada awak media saat ditemui diruangan Jumat (13/3/2026) mengatakan bahwa pemasangan CCTV penting untuk memantau aktivitas siswa, terutama di titik-titik yang tidak selalu terjangkau pengawasan guru.
Menurutnya, meskipun kasus bullying di Kabupaten Lombok Utara tidak tergolong tinggi, potensi kejadian tersebut tetap harus diantisipasi sejak dini
“Sekalipun di KLU tidak terlalu banyak kejadiannya, tetapi secara umum memang ada kejadian bullying. Kadang-kadang juga ada pelecehan dan sebagainya,” ujarnya.
Karena itu, Najib menuturkan, pihaknya meminta sekolah-sekolah memasang CCTV agar aktivitas siswa diberbagai sudut sekolah bisa terpantau dan dalam pengawasan guru dengan lebih jelas.
Dengan adanya kamera pengawas, kata Najib, sekolah tidak hanya bisa melakukan pengawasan lebih maksimal, tetapi juga memiliki bukti jika sewaktu-waktu terjadi peristiwa yang tidak diinginkan.
“Kami meminta sekolah-sekolah agar memasang CCTV supaya terpantau aktivitas siswa di sudut-sudut sekolah yang mungkin tidak terlihat oleh guru. Sehingga semua bisa terawasi,” jelasnya.
Selain itu, menurut Najib keberadaan CCTV juga dinilai dapat membantu pihak sekolah dalam melakukan penelusuran jika terjadi insiden di lingkungan sekolah.
“Kalau ada kejadian juga ada bukti yang bisa dipegang oleh sekolah terhadap kejadian itu,” tambahnya.
Di sisi lain, bebernya Dikbudpora KLU juga menekankan pentingnya peran guru dan kepala sekolah dalam mengawasi perilaku para siswa
“Tidak hanya saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, tetapi juga saat jam istirahat maupun di luar jam pelajaran” imbuhnya
Selain itu, sambungnya lagi. Pengawasan aktif dari tenaga pendidik dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi para siswa.
“Guru maupun kepala sekolah harus benar-benar mengawasi dan mengontrol siswanya, sekalipun itu di jam-jam istirahat atau saat tidak sedang belajar,” katanya.
Najib menyebutkan, sejumlah sekolah di Lombok Utara saat ini sudah mulai memasang CCTV sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengawasan di lingkungan sekolah.
“Sudah banyak sekolah yang memasang CCTV,” pungkasnya.(nis)
















