OKI (Sumsel), utarapos.com – Diduga terjadi penggelembungan (Mark-Up) jumlah peserta segmen PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) dan BP (Bukan Pekerja) oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OK I) di tahun anggaran 2026
Berdasarkan data dari BPJS Kesehatan dan dokumen Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada tahun 2025 jumlah seluruh peserta PBPU dan BP yang dibayarkan premi BPJS Kesehatan (PBI – APBD) mencapai angka 91.617 jiwa.
Untuk tarif iuran BPJS kelas III per orang dan perbulan Rp.42.000 dan di subsidi pemerintah Rp.7.000, maka yang dibayar oleh pemerintah menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp.35.000
“Jika dikalkulasi iuran perbulan dengan jumlah peserta BPJS dan di kali 12 bulan, maka total anggaran yang harus dibayar ke BPJS senilai Rp.38.479.140.000,” Dikatakan Andi Burlian Kepala Bidang Tim Investigasi Lembaga Investigasi Negara (L-IN) Pada awak media ini Selasa (23/6/2026)
Akan tetapi sambungnya, di tahun anggaran 2026 anggaran belanja BPJS Dinas Kesehatan Kabupaten OKI meningkat secara signifikan hampir 7 (tujuh) milyar rupiah dengan total anggaran mencapai Rp.45.202.692.522 itu artinya ditahun 2026 terjadi penambahan peserta Jamkesmas sekitar 15.952 jiwa
“Berdasarkan hasil investigasi dan kajian, kami menduga pembengkakan anggaran BPJS tahun 2026 ini disebabkan terjadinya penggelembungan (Mark-up) jumlah peserta BPJS yang dilakukan oleh oknum Dinas Kesehatan,” Katanya
Menurutnya. Tiap tahun siklus peserta Jamkesmas tak hanya terjadi penambahan peserta, juga terjadi pengurangan anggota. Seperti meninggal dunia atau pindah domisili dan kekosongan slot itu akan di isi oleh peserta yang baru terdaftar
“Dalam kasus ini Inspektorat selaku Badan Pengawas dan Pembina diharapkan segera menindaklanjuti kasus dugaan mark-up jumlah anggota Jamkesmas ini dan hasil pemeriksaan itu nantinya disampaikan ke publik.” Tutupnya
Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) H. Muhamad Lubis, SKM, M.Kes saat di konfirmasi melalui pesan whatsapp Rabu (24/6/2026) menjawab singkat
“Waalaikumsalam, iya Dindo,” ujarnya singkat tanpa menjawab apa yang dikonfirmasi awak media (her)















