26 Calon Pasibraka Masuk Diklat, Sekda KLU Tekankan Disiplin Serta Amanah Menuju HUT RI ke-81

Sekda KLU Sahabudin M.Si dan tamu undangan foto bersama Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) KLU Tahun 2026 bertempat di Aula Kantor Desa Tanjung (30/7/2026).

Lombok Utara (NTB), utarapos.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Utara (KLU), Sahabudin M.Si ,membuka Pendidikan dan Latihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) KLU Tahun 2026 bertempat di Aula Kantor Desa Tanjung (30/7/2026).

Dalam Sambutanya Sahabudin M.Si menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada para calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang terpilih dan akan bertugas pada upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2026 nanti

Dikatakan oleh Sekda KLU, terpilihnya para siswa dari berbagai sekolah di Lombok Utara merupakan hasil perjuangan yang tidak mudah, sebagai Paskibraka tidak hanya meliki tugas seremonial, melainkan cerminan kehormatan dan jaminan kedisiplinan yang tinggi.

“Pengibar bendera ini merupakan cerminan kehormatan dan jaminan bahwa anak-anak semua yang dari sisi kedisiplinan tidak diragukan lagi, saya bangga anak-anak semuanya adalah bagian dari calon-calon pemimpin dimasa depan,”ujar Sahabudin.

Lebih lanjut, Sahabudin berpesan agar nilai kedisiplinan dan kehormatan yang diperoleh selama diklat tidak hanya ditunjukkan saat pengibaran bendera, tetapi harus di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari secara berkelanjutan, Sekda KLU juga meminta para peserta untuk terus memupuk daya juang dan semangat nasionalisme selama masa pelatihan

“Agar pelaksanaan upacara kemerdekaan berjalan sukses dan menjadi kebanggaan bersama, baik bagi pemerintah daerah, pelatih, orang tua, sekolah, maupun masyarakat Lombok Utara” pesan Sahabudin

Selain itu, Sahabudin juga mengucapkan terima kasih kepada para pelatih yang nantinya akan memberikan materi kedisiplinan dan persiapan teknis. Selaku Panitia secara resmi menitipkan para calon Paskibraka kepada rekan-rekan pelatih untuk diperhatikan secara menyeluruh, mulai dari aspek kesehatan, materi diklat, hingga persiapan teknis pengibaran bendera.

“Kami menitipkan anak-anak kita kepada rekan-rekan pelatih, sehingga dari sisi semua aspek, baik itu kesehatan, materi diklat, dan juga semua persiapan ketika melakukan pengibaran bendera nantinya, bisa ditularkan dengan baik kepada anak-anak kita sehingga tanggung jawab itu berhasil dengan baik,” tambahnya.

Dalam pada itu, ditempat yang sama Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) KLU H. Adnan, M.Pd., menyebutkan bahwa sebanyak 26 siswa telah resmi terpilih sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) KLU untuk HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026.

“Dari total 117 peserta yang mengikuti proses seleksi ketat, terpilih 14 laki-laki dan 12 perempuan yang dinilai paling memenuhi kriteria,”katanya.

H. Adnan menegaskan bahwa keberhasilan lolos seleksi merupakan buah dari kerja keras, disiplin, semangat belajar, serta dukungan penuh dari orang tua, sekolah, dan berbagai pihak pendamping.

Ia mengingatkan bahwa menjadi calon Paskibraka adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah besar, bukan hanya untuk mengibarkan bendera pada upacara 17 Agustus nanti, tetapi juga sebagai wadah pembentukan generasi muda yang berkarakter, berjiwa kepemimpinan, nasionalis, cinta tanah air, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

“Selama mengikuti pendidikan dan pelatihan ini, saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh, mematuhi peraturan, menjaga kesehatan, menjunjung tinggi disiplin, membangun kerja sama yang baik, serta saling menghormati sesama peserta maupun pelatih,” ujarnya.

H. Adnan juga menyampaikan pesan khusus bahwa pelaksanaan HUT RI tahun 2026 merupakan tugas resmi terakhirnya sebelum purna tugas, dengan waktu singkat menuju hari puncak, ia menitipkan harapan keberhasilan pengibaran bendera sepenuhnya kepada para peserta, pelatih, dan pembina.

“Saya mengapresiasi atas dedikasi para pelatih, panitia, tenaga kesehatan, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini, ia berharap pengabdian tersebut menjadi amal ibadah dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan bangsa,”katanya.

Melalui diklat ini, H. Adnan mengharapkan lahirnya generasi muda KLU yang tangguh, berintegritas, berwawasan kebangsaan kuat, serta mampu menjadi agen pemersatu bangsa di tengah berbagai tantangan.

“Pesan saya agar para peserta memanfaatkan setiap proses pembelajaran sebagai pengalaman berharga dan menanamkan nilai disiplin tidak hanya selama diklat, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari sebagai langkah awal untuk terus berprestasi dan mengabdi kepada masyarakat,”katanya.(den)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *