Wabup Suprayitno: Tanpa Adanya Sinkronisasi Antar OPD, Target Pembangunan Sulit Dicapai

Wabup Mura, H. Suprayitno (tengah) saat memimpin rapat paparan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Tahun 2025–2029, di Ruang Bina Praja Setda Mura, Jum'at (12/9/2025). (Foto: Diskominfotik Mura)

Musi Rawas (Sumsel), utarapost.com – Tanpa adanya sinkronisasi antara organisasi perangkat daerah (OPD), target pembangunan yang dicanangkan akan sulit dicapai, sehingga pentingnya sinergi dan arah kebijakan pembangunan yang terukur.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati (Wabup) Musi Rawas (Mura), H Suprayitno, saat memimpin rapat paparan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Tahun 2025–2029, di Ruang Bina Praja Setda Mura, Jum’at (12/9/2025).

Dalam arahannya di depan Sekda, asisten yang hadir dan kepala OPD di Pemkab Musi Rawas, Suprayitno menekankan bahwa Renstra 2025-2029 menjadi dokumen kunci dalam menjabarkan visi dan misi pembangunan daerah, sekaligus menjadi pedoman arah kebijakan setiap OPD.

“Renstra ini bukan sekadar formalitas, tapi menjadi landasan nyata untuk lima tahun ke depan. Kita ingin pembangunan Musi Rawas berjalan terukur, tepat sasaran, dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” kata politisi Partai Gerindra ini.

 

Wabup juga menekankan seluruh OPD menyusun program kerja yang efektif, efisien, dan akuntabel, serta menyesuaikan dengan tantangan global maupun kebutuhan masyarakat lokal.

“Rapat paparan ini membahas berbagai isu strategis, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan infrastruktur, hingga layanan publik yang lebih inklusif,” ujarnya.

Menurut Wabup, setiap perangkat daerah harus berkomitmen dalam mengedepankan transparansi dan akuntabilitas. Dia juga menyoroti pentingnya evaluasi berkelanjutan agar kebijakan tidak hanya berhenti pada perencanaan, melainkan benar-benar diwujudkan dalam pelayanan publik.

Arah kebijakan lima tahun ke depan tambah Suprayitno harus sejalan dengan target mewujudkan Musi Rawas Maju, Mandiri, dan Sejahtera. Untuk itu dibutuhkan koordinasi lintas sektor serta kerja sama aktif antar OPD, agar program yang disusun bisa saling mendukung dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Paparan yang berlangsung interaktif itu juga menjadi forum evaluasi awal, sehingga setiap OPD dapat menyampaikan rancangan program dan strategi sesuai dengan prioritas daerah.

“Dengan adanya Renstra 2025-2029, pemerintah daerah berharap mampu menciptakan pembangunan yang berkeadilan, inklusif, serta membawa perubahan nyata bagi seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

Wabup berharap seluruh OPD tidak sekadar menyusun rencana, tetapi juga siap mengimplementasikannya dengan penuh tanggung jawab.

“Musyawarah ini adalah titik awal. Kedepan, mari kita kawal bersama agar setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat Musi Rawas,” tandasnya. (mus)

Loading

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250
error: Content is protected !!