Musi Rawas (Sumsel), utarapost.com – Tingginya intensitas curah hujan di wilayah Kabupaten Musi Rawas sejak sepekan terakhir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas (Mura) selalu monitoring ketinggian air di sungai yang ada di kecamatan-kecamatan rawan banjir.
“Hal tersebut, untuk mengantisipasi atau deteksi dini potensi terjadi banjir. Dan, pemantauan dilakukan setiap diperlukan sepertiĀ pada saat sekarang yang sedang musim hujan,” kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Mura, H A Darsan didampingi Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Maryani, kepada utarapost.com, Senin (22/9/2025).
Menurutnya, bahwa penyebab rawan longsor akibat dari curah hujan tinggi. Terutama Kecamatan yang merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS).
“Maka, BPBD Mura mengingatkan agar masyarakat waspada longsor dan banjir. Sehingga, untuk mengantisipasi itu maka petugas tim reaksi cepat (TRC) dan peralatan disiagakan,” ujarnya.
Dijelaskan Darsan, bahwa hasil pemantauan BPBD Mura terhadap air sungai terjadi peningkatan debit air sungai yang ada di Mura.
“Terjadi kenaikan ketinggian air sungai tapi masih dalam kondisi aman. Dihimbau kepada masyarakat daerah aliran sungai untuk tetap waspada,” himbaunya.
Selain itu, lanjut Darsan, guna mengantisipasi terjadinya bencana maka petugas BPBD Kabupaten Mura selalu siaga. Dimana, untuk jumlah petugas yang disiagakan sebanyak 31 orang yang dibagi dalam 3 regu siaga 1×24 jam.
“Apabila diperlukan pada saat bencana seluruh petugas tim reaksi cepat siap diterjunkan,” ungkapnya.
Kemudian, untuk peralatan BPBD selalu standby seperti perahu karet, mesin pompa air, serta peralatan lain seperti gergaji mesin dan lain-lain.
Selanjutnya Darsan juga mengungkapkan bahwa seluruh kecamatan rawan banjir seperti di Kecamatan Tugumulyo akan rawan banjir kalau curah hujan tinggi. Sedangkan, untuk longsor ada lima kecamatan diantaranya Kecamatan Muara Beliti, STL Ulu Terawas, BTS Ulu, Megang Sakti dan Kecamatan Muara Lakitan.
“Jika terjadi bencana, tugas BPBD mengevakuasi korban bencana dan peralatan apabila diperlukan ke tempat yang lebih aman dan membantu sebisanya untuk mengurangi kerugian setelah adanya bencana,” tandasnya. (mus)
















